Breaking News:

Berita Aceh Besar

Polres Aceh Besar Tahan Mantan Keuchik Piyeung Lhang, Diduga Korupsi Dana Desa, Begini Kasusnya

Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, mengatakan penangkapan dan penahanan itu dilakukan setelah melalui berbagai proses hukum serta di

Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Mantan keuchik Piyeung Lhang, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, AD yang ditahan di Mapolres Aceh Besar, sejak Selasa (18/10/2022) atas dugaan korupsi Dana Desa saat menjabat keuchik gampong itu pada 2019-2020. 

Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, mengatakan penangkapan dan penahanan itu dilakukan setelah melalui berbagai proses hukum serta dilengkapi beberapa alat bukti yang cukup.

Laporan Subur Dani | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Aceh Besar menangkap dan menahan pria berinisia AD (42), Selasa (18/10/2022).

Mantan Keuchik Gampong Piyeung Lhang, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, ditahan karena diduga menyelewengkan atau mengorupsi dana desa gampong itu pada 2019-2020 atau saat menjabat keuhik gampong tersebut. 

Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, mengatakan penangkapan dan penahanan itu dilakukan setelah melalui berbagai proses hukum serta dilengkapi beberapa alat bukti yang cukup.

Carlie menceritakan, kasus itu bermula dari adanya laporan pada 16 Februari lalu tentang dugaan tindak pidana korupsi atas pengelolaan Dana Desa Gampong Piyeung anggaran 2019-2020. 

Pelakunya AD yang saat itu menjabat keuchik gampong tersebut. 

"Pada 2019-2020, AD diduga mengelola Dana Desa tanpa melibatkan perangkat desa dan tidak membuat pertanggungjawaban.

Salah satu dampaknya pada tahun 2021-2022, Desa Piyeung Lhang tidak menerima anggaran Dana Desa," kata Carlie, Rabu, 19 Oktober 2022.

Kemudian, sambungnya, petugas melakukan penyelidikan dan penyidikan, termasuk meminta keterangan tersangka, saksi, saksi ahli, beserta laporan hasil audit pihak Inspektorat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, fakta, serta bukti yang cukup, maka AD memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka korupsi Dana Desa Piyeung Lhang T.A 2019-2020 dengan kerugian keuangan negara Rp 423.715.153.

Saat ini tersangka AD beserta barang bukti berupa dokumen pengelolaan Dana Desa Piyeung Lhang Tahun Anggaran 2019-2020 diamankan di Polres Aceh Besar untuk diproses hukum.

"AD disangkakan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," demikian, kata Carlie. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved