Breaking News:

Internasional

Qatar Minta PBB Akui Hak Penuh Palestina Jalankan Kedaulatan di Wilayah Pendudukan Israel

Qatar minta PBB mengakui hak penuh Palestina menjalankan kedaulatan di wilayah pendudukan Israel.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Wakil Qatar di PBB, Sheikh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Thani 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Qatar minta PBB mengakui hak penuh Palestina menjalankan kedaulatan di wilayah pendudukan Israel.

Qatar menyampaikan hal itu kepada Majelis Umum PBB di New York, AS.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Ketiga Misi Tetap Qatar untuk PBB Sheikh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Thani dalam pertemuan Komite Ekonomi dan Keuangan (Komite Kedua).

Qatar mengatakan Israel terus mengeksploitasi sumber daya alam di wilayah Palestina yang diduduki.

Termasuk Jerusalem Timur dan wilayah Arab yang diduduki lainnya, serta menghalangi akses warga Palestina ke sumber daya dan properti mereka.

Israel juga mencaplok tanah, menghancurkan rumah dan orang-orang terlantar.

Juga menyebabkan kerusakan pada daerah pertanian dan kehidupan warga.

Baca juga: Mossad Israel Beraksi di Malaysia, Culik Warga Palestina

Dilansir Arab News, Jumat (21/10/2022), Sheikh Abdulrahman merujuk pada laporan Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia Barat.

Diman, merinci penderitaan warga Palestina dan Suriah di Dataran Tinggi Golan.

Laporan itu juga menyoroti dampak praktik Israel terhadap kondisi kehidupan warga Palestina dan Suriah, dan dampak Covid-19 pada pembangunan jangka panjang.

"Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan hukum internasional mengakui prinsip bahwa tidak seorang pun boleh dirampas hak milik pribadinya," katanya.

Sheikh Abdulrahman menambahkan Majelis Umum menegaskan kembali prinsip kedaulatan permanen atas sumber daya alam di bawah pendudukan asing dalam resolusinya 76/225.

Dia berharap hal itu harus dihormati di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Jerusalem Timur dan Dataran Tinggi Golan.

Dia juga menyatakan keprihatinan yang mendalam atas referensi laporan tersebut terhadap kerusakan yang terjadi pada fasilitas pendidikan di Jalur Gaza.

Baca juga: Perdana Menteri Israel Kutuk Serangan Rusia ke Kiev, Sebut Sebagai Kejahatan Perang

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved