Konferensi Internasional
UIN Ar-Raniry Gelar Konferensi Internasional, Akademisi Malaysia, Jerman dan Lebanon Jadi Pembicara
Konferensi tersebut akan dibuka dalam kegiatan Rapat Senat Terbuka Milad UIN Ar-Raniry yang dirangkai dengan Orasi Ilmiah pada 25 Oktober 2022.
Penulis: Subur Dani | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh akan menggelar dua konferensi internasional dalam rangka puncak ke-59 milad kampus tersebut.
Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimulyani, MA PhD, Senin (24/10/2022) mengatakan, Konferensi internasional yang akan digelar adalah, International Conference on Islamic Civilization (ICONIC) pada 27-28 Oktober 2022 mendatang.
Selain ICONIC juga digelar Ar-Raniry International Conference on Islamic Studies (ARICINS). Kegiatan tersebut telah menjadi agenda akademik tahunan UIN Ar-Raniry dalam rangka memperingati Milad ke 59 tahun 2022.
“Konferensi tersebut akan dibuka dalam kegiatan Rapat Senat Terbuka Milad UIN Ar-Raniry yang dirangkai dengan Orasi Ilmiah pada 25 Oktober mendatang,” katanya.
Ketua panitia ICONIC-III, Teuku Zulyadi PhD mengatakan, konferensi tersebut akan mengundang beberapa akademisi internasional, antara lain Prof Dr Mohd Roslan bin Mohd Nor dari University of Malaya, Malaysia, ia merupakan seorang pakar sejarah dan peradaban Islam.
Selanjutnya, akan hadir Prof Jurgen Ruland dari Department of Political Science, University of Freiburg, Jerman, yang merupakan seorang ahli Politik International, dan Dr syekh Omar Bin Muhammad Kalash dari Lebanon, pakar dalam bahasa, linguistik dan pendidikan.
Selain itu juga akan hadir beberapa pakar dari Indonesia, di antaranya Prof Dr Zaenuddin Hudi Prasojo, direktur pascasarjana IAIN Pontianak, Prof Dr Martin Kustati, M Pd, Rektor UIN Imam Bonjol, Prof Dr Phil Asfa Widiyanto, MAg dari IAIN Salatiga, Prof Dr H Moh Ishom Yuqi, MAg dari Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof Siti Aisyah Kara, MA PhD dari UIN Alauddin Makasar.
Lebih lanjut kata Zulyadi, selain pembicara undangan tersebut juga akan dihadiri oleh 160 cendikiawan dari berbagai universitas di Indonesia yang juga akan mempresentasikan hasil penelitiannya.
Para pembicara dibagi dalam beberapa topik yaitu Fiqh Modern, Pendidikan Islam, Ilmu Agama Islam, Pendidikan Agama Islam, Hukum keluarga, Pendidikan Bahasa Arab, Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Komunikasi Penyiaran Islam, dan Ekonomi Syari’ah.(*)
Baca juga: FTK UIN Ar-Raniry Kerja Sama dengan SEAMEO SEAMOLEC, Terkait Pengembangan Teknologi Metaverse
Baca juga: UIN Ar-Raniry Sudah 59 Tahun, Makam Syekh Nuruddin Ar-Raniry belum Tahu di Mana, Begini Sikap Rektor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Konferensi-Internasional-UIN.jpg)