Breaking News:

Internasional

Pasukan Israel Hancurkan Pabrik Senjata Pejuang Baru Palestina di Nablus, Korban Berjatuhan

Pasukan Israel melakukan perburuan besar-besaran di Kota Nablus, Tepi Barat, Palestina pada Selasa (25/10/2022) pagi.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Warga melaksanakan proses pemakaman anggota pejuang baru Palestina yang ditembak Israel di Nablus pada Selasa (25/10/2022). 

SERAMBINEWS.COM, NABLUS - Pasukan Israel melakukan perburuan besar-besaran di Kota Nablus, Tepi Barat, Palestina pada Selasa (25/10/2022) pagi.

Serangan besar-besaran pasukan Israel langsung mendapat perlawanan dari Pejuang Palestina.

Selama bentrokan itu, sebanyak enam pejuang Palestina tewas dan 20 lainnya terluka, kata Kementerian Kesehatan Palestina, seperti dilansir AFP.

Perdana Menteri Israel Yair Lapid mengatakan Wadih Al Houh, seorang pemimpin militan dari koalisi baru pejuang Palestina yang dijuluki "Sen Singa", termasuk di antara mereka yang tewas di Nablus.

Kementerian Kesehatan Palestina awalnya melaporkan tiga orang tewas dan 19 terluka, tiga di antaranya serius ditembak oleh pasukan Israel di Nablus.”

Kemudian mengatakan dua warga Palestina lagi tewas di Nablus.

Baca juga: Bom Hancurkan Sepeda Motor di Nablus, Seorang Pria Palestina Tewas

Sementara, warga Palestina lainnya juga tewas dalam bentrokan semalam di dekat Ramallah.

Tentara Israel mengatakan telah melakukan operasi besar-besaran dengan polisi dan petugas intelijen.

Israel menargetkan sebuah situs yang digunakan oleh operasi utama 'Sen Singa'," menggambarkannya sebagai markas dan bengkel untuk membuat senjata.

"Pasukan meledakkan lokasi pembuatan bahan peledak," tambah pernyataan militer, yang tidak menyebutkan jumlah korban tewas.

“Selama kegiatan itu, beberapa tersangka bersenjata dipukul," tambahnya.

Kekerasan meningkat dalam beberapa bulan terakhir di Tepi Barat utara, wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak 1967, terutama di wilayah Nablus dan Jenin.

Baca juga: Pemukim Yahudi Serang Pinggiran Nablus, Rusak Mobil Warga Palestina

Lebih dari 100 pejuang Palestina dan warga sipil telah tewas sejak awal tahun ini, korban terberat di Tepi Barat selama hampir tujuh tahun, menurut PBB.

Lapid, berbicara di radio penyiar publik Israel Kan, memperingatkan pejuang Palestina perlu tahu, pasukan akan menjangkau di mana pun mereka berada.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved