Berita Banda Aceh

Optimalkan Penerimaan Negara, Bank Aceh Raih Collecting Agent Performance Award dari Kemenkeu

Bank Aceh sukses mengoptimalkan penerimaan negara melalui penerapan Modul Penerimaan Negara Generasi ketiga (MPN G3)

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Hadiyanto, menyerahkan Collecting Agent Performance Award 2021 kepada Bank Aceh yang diterima oleh Plt Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Bob Rinaldi, di Jakarta, Selasa (25/10/2022) 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bank Aceh Syariah sukses mengoptimalkan penerimaan negara melalui penerapan Modul Penerimaan Negara Generasi ketiga (MPN G3).

MPN merupakan salah satu bentuk transformasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam hal modul penerimaan negara yang memuat serangkaian prosedur penyetoran, pengumpulan data dan pelaporan keuangan negara berbentuk sistem terintegrasi.

Atas keberhasilan tersebut Kementerian Keuangan mengganjar Bank Aceh Syariah dengan predikat Diamond atau peringkat 1 dalam Collecting Agent Performance Award 2021 untuk kategori Bank Syariah.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi tertinggi atas realisasi volume penerimaan negara.

Dalam apresiasi ini, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan memberikan penghargaan kepada collecting agent dari sistem pembayaran pemerintah secara digital melalui Modul Penerimaan Negara (MPN) Generasi Ketiga.

Baca juga: Bank Aceh Peduli, Terobos Banjir Antar Bantuan ke Santri Yatim di Dayah dan Posko

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Hadiyanto kepada Plt Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Bob Rinaldi, di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (25/10/2022).

“Kami berharap kerjasama dan kinerja operasional collecting agent makin berkualitas dan tetap comply dengan berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Hadiyanto.

Plt Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Bob Rinaldi, Rabu (26/10/2022) mengatakan, saat ini Bank Aceh Syariah terus berkomitmen dalam meningkatkan penerimaan negara melalui upaya transformasi layanan berbasis digital melalui MPN generasi ketiga.

“Capaian ini menjadi wujud nyata Bank Aceh Syariah dalam mengakselerasi pendapatan negara melalui layanan berbasis IT yang terintegrasi dengan core system Bank Aceh Syariah,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Rabu (26/10/2022).

Baca juga: Hindari Jalan Berlubang Innova Tabrak Pengendara Sepmor, Korban Luka Berat

Dikatakan, pada tahun 2022, penerimaan negara melalui MPN G3 secara kumulatif sampai 24 Oktober 2022 mencapai Rp.2.039 triliun atau meningkat 37 persen dibanding periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp.1.488 triliun.  

Jumlah transaksi pada 2022 pun sebanyak 74 juta yang juga meningkat 14 persen dibandingkan 2021 sebanyak 65 juta transaksi.

Penilaian kinerja selama tahun 2021 dilakukan terhadap 93 collecting agent dengan 5 klasifikasi yaitu  Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Swasta, Bank Syariah, bank Daerah, dan lembaga persepsi lainnya.  

Dijelaskan, kriteria penjurian didasarkan pada penilaian dua indikator, yaitu jumlah transaksi, dan kinerja operasional yang terdiri atas kepatuhan dan efektivitas pengelolaan penerimaan negara.

Untuk collecting ageng kategori bank syariah, Bank Aceh Syariah menduduki peringkat pertama, diikuti PT Bank Mega Syariah, PT Bank NTB Syariah, PT Bank Syariah Indonesia, dan PT Bank Muammalat Indonesia Tbk.(*)

Baca juga: Akhiri Masa Jabatan Sebagai Dirut Bank Aceh, Haizir Wariskan Prestasi dan Kebanggaan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved