Breaking News:

Internasional

Pemerintah Jordania Kutuk Israel, Operasi Militer Israel di Palestina Akan Memicu Kekerasan Baru

Pemerintah Jordania mengutuk keras Israel yang terus melakukan Operasi Militer di Nablus dan Ramallah, Palestina.

Editor: M Nur Pakar
AFP/JAAFAR ASHTIYEH
Pejuang Palestina menembak ke udara selama pemakaman Tamer al-Kilani di Kota Nablus, Tepi Barat, Minggu (23/10/2022). 

SERAMBINEWS.COM, AMMAN - Pemerintah Jordania mengutuk keras Israel yang terus melakukan Operasi Militer di Nablus dan Ramallah, Palestina.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Jordania memperingatkan operasi militer Israel akan mengarah pada kekerasan baru dan semua orang akan membayar harganya.

Kantor berita Jordan News Agency, atau Petra, Rabu (26/10/2022) melaporkan serangan Israel ke kota-kota Palestina akan mengancam perdamaian, bukan hanya Palestina, tetapi juga negara lainnya.

Dikatakan, Israel ingin melanggengkan pendudukan di tengah kebuntuan yang terus-menerus dalam proses perdamaian.

Ditambahkan, Israel akan bertanggungjawab atas serangan tak berprikemanusiaan itu. Petra melaporkan.

Kementerian Jordania juga menekankan perlunya Israel menghentikan semua operasi militer terhadap warga Palestina.

Baca juga: Pasukan Israel Hancurkan Pabrik Senjata Pejuang Baru Palestina di Nablus, Korban Berjatuhan

Ditambahkan, semua tindakan ilegal Israel telah merusak solusi dua negara dan peluang perdamaian.

Kementerian menyerukan masyarakat internasional untuk memberikan perlindungan bagi rakyat Palestina.

Dikatakan, masyarakat internasional harus meluncurkan upaya nyata mencapai perdamaian yang adil untuk mengakhiri pendudukan dan mendirikan negara Palestina merdeka.

Ditambahkan, Jerusalem yang diduduki harus menjadi ibu kota Palestina seperti 4 Juni 1967.

Sehingga, akan dapat hidup berdampingan bersama Israel atas dasar solusi dua negara, Prakarsa Perdamaian Arab dan resolusi legitimasi internasional lainnya yang relevan.(*)

Baca juga: Bom Hancurkan Sepeda Motor di Nablus, Seorang Pria Palestina Tewas

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved