Breaking News:

Berita Kutaraja

Penerbangan Internasional di Bandara SIM Kembali Dibuka, Warga Aceh Ramai-ramai ke Malaysia

Imigrasi Banda Aceh mencatat, jumlah keberangkatan dari Aceh ke luar negeri mencapai 1.377 orang selama Oktober 2022.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Maskapai AirAsia mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Provinsi Aceh, menandai dibuka kembali penerbangan internasional di Bandara SIM. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Arus lalu lintas orang di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) mulai meningkat setelah dibukanya kembali rute penerbangan internasional.  

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh mencatat jumlah orang pada kedatangan dan keberangkatan internasional melalui alat angkut pesawat di Bandara SIM, terus meningkat per Oktober 2022.

"Sudah mulai ada peningkatan, khususnya pada bagian keberangkatan. Namun itu masih akan terus meningkat nanti saat sampai akhir tahun tentunya," kata Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Telmaizul Syatri kepada Serambinews.com, Senin (31/10/2022).

Selama Oktober 2022, lanjutnya, terdapat 8 penerbangan dengan destinasi Kuala Lumpur- Banda Aceh dan 8 penerbangan dengan destinasi Banda Aceh-Kuala Lumpur.

Imigrasi Banda Aceh mencatat, jumlah keberangkatan dari Aceh ke luar negeri mencapai 1.377 orang selama Oktober 2022.

Mencakup 1.165 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dan 212 orang Warga Negara Asing (WNA).

Baca juga: Penerbangan Internasional Dibuka, Warga Ramai-ramai Buat Paspor di Imigrasi Banda Aceh

Di lain sisi, jumlah kedatangan dari luar negeri ke Aceh melalui Bandara SIM mencapai 1.066 orang.

“Angka tersebut terdiri atas 871 orang WNI dan 195 orang WNA,” sebut Telmaizul.

Kedatangan WNA tersebut mencakup 49 orang pengguna Visa Tinggal Terbatas, dan 2 orang pengguna Visa Kunjungan 211A, serta 20 orang pengguna Visa Kunjungan Saat Kedatangan (Visa on Arrival).

Kemudian, 123 orang menggunakan fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK), dan 1 orang merupakan Anak Berkewarganegaraan Ganda melalui fasilitas Affidavit.

"Karena Aceh sudah buka border, jadi walaupun masih sedikit dibanding sebelum tahun 2020," urai dia.

Baca juga: AirAsia Mendarat di Bandara SIM, 133 Penumpang Terbang Perdana dari Aceh ke Malaysia

"Namun sudah mulai ada peningkatan, semoga ini menjadi sinyal baik bagi perekonomian di Aceh" tutup Telmaizul.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved