Breaking News:

Harga Cabai

Cabai Merah Blangkejeren Banjiri Pasar Lambaro, Harga Bertahan Rp 20.000-Rp 25.000/Kg

Kebutuhan normal cabai merah, cabe rawit, dan cabe hijau di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar ini, sekitra 1 – 1,5 ton/hari, tapi yang masuk ke Pasar In

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/HERIANTO
Cabai merah dari Blangkejren, Gayo Lues, mulai masuk Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, Selasa (1/11/2022). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sudah tiga minggu, harga cabai merah di Pasar Induk, Lambaro, Aceh Besar, masih bertahan Rp 20.000-Rp 25.000/Kg. Sementara tomat, juga tetap pada harga Rp 5.000-Rp 6.000/Kg. Sedangkan komoditi hortikultura lainnya seperti wortel, buncis, kentang, harganya bertahan Rp 10.000/Kg.

Azizir, pegawai Toko Guha Tujuh, penyalur hortikultura di Pasar Induk Lambaro Aceh Besar, yang dimintai tanggapannya kenapa sudah tiga minggu harga cabe merah masih bertahan pada harga Rp 20.000 – Rp 25.000/Kg kepada Serambinews, Selasa (1/11) mengatakan, kiriman cabai dari berbagai daerah sentra produksi sudah melampui kebutuhan normalnya.

Kebutuhan normal cabai merah, cabe rawit, dan cabe hijau di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar ini, sekitra 1 – 1,5 ton/hari, tapi yang masuk ke Pasar Induk Lambaro ini, tapi pasokan atau suplainya sudah mencapai 3 – 4 ton/hari dari berbagai daerah sentra produksi.

Harga Cabai Merah Anjlok, Segini Harga Cabai Rawit dan Harga Tomat di Abdya

Cabai yang masuk ke Pasar Induk Lambaro ini, bukan hanya dari petani cabai lokal, (Tangse, Pidie, Aceh Tengah, Blangkejeren, Gayo Lues), tapi juga berasal dari daerah lain, seperti dari Lubuk Cui, Batubara dan Brastagi (Sumut) dan dari Pulau Jawa, masuk ke Pasar Induk Lambaro ini dengan harga Rp 20.000/Kg, bersaing dengan harga cabai lokal yang harga jualnya juga Rp 20.000 – Rp 25.000/Kg.

Harga Cabai Merah dan Bawang Impor India Merosot

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Cut Huzaimah SP, MP menyatakan, memasuki akhir bulan Oktober sampai Desember mendatang, merupakan jadwal panen cabai di Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues dan beberapa daerah lainnya di luar Aceh.

“Harga cabai merah, cabe rawit dan cabe hijau di beberapa pasar tradisionil di daerah Rp 20.000/Kg, seperti di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar harganya terus merosot, karena suplai cabenya sudah melampui kebutuhan,” kata Cut Huzaimah SP, MP yang didampingi Kabid Hortikulturanya, Khairil Anwar kepada Serambi Senin (31/10/2022) di Banda Aceh.

Cut Huzaimah memberikan saran kepada kelompok tani cabe merah maupun tomat di Aceh Tengah dan Bener Meriah, bersama pedagang pengumpulnya, bisa mengajukan ongkos angkut untuk penjualan cabe merah dan tomotnya ke luar Aceh ke Dinas Pangan Aceh, supaya harga cabe merah dan tomatnya, tidak dibeli murah.

Sukri, seorang penyuluh dan petani cabe merah di Kecamtan Ketol, Bener Meriah, yang dimintai penjelasannya terkait terus merosotnya harga cabe merah dan tomat lokal mengatakan, harga beli cabe merah ditingkat petani dari pedagang pengumpulnya saat ini sekitar Rp 19.000 – Rp 20.000/Kg dan tomat Rp 1.600/Kg.

Kalau di Aceh Besar dan Banda Aceh, harga jual cabe merah, rawit dan hijaunya Rp 20.000 – Rp 25.000/Kg untuk cabe yang baru masuk, pedagangnya belum merugi. Tapi, kata Sukri, jika harga jualnya sudah di bawah Rp 20.000/Kg, pedagang akan rugi

Kabid Distribusi Pangan Dinas Pangan Aceh, Drs Surya Rayendra yang dimintai tanggapannya mengatakan, terkait penanganan harga pangan yang turun, agar tidak terus anjlok, petani bersama pedagang pengumpulnya, bisa mengajukan permohonan dana subsidi angkutan ke luar untuk komoditi yang harganya yang terus menurun.

Sedangkan untuk komoditi pangan yang harganya terus yang naik, bisa juga mengajukan ongkos angkut subsidi untuk memasukkan barangnya ke Aceh seperti kacang kedelai dan lainnya.

“Petani dan pedagang pengumpulnya, yang membutuhkan informasi selanjutnya, bisa datang ke Kantor Dinas Pangan Aceh di Banda Aceh,”tuturnya.(*)

Stok Logistik di Posko Menipis, Empat Senator Aceh Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Terlanjur Minum Obat Sirup yang Mengandung Etilen Glikol, Begini Pertolongan Pertama Bisa Dilakukan

Hingga September 2022, BSI Aceh Sudah Salurkan KUR Rp 2,1 Triliun

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved