Breaking News:

Video

VIDEO Penyebab Elektabilitas Prabowo Turun, Pengamat: Kekecewaan Pendukung pada Pilpres 2019

sejumlah faktor yang bisa menyebabkan turunnya elektabilitas Prabowo jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Editor: Syamsul Azman

SERAMBINEWS.COM - Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro memberikan analisisnya terkait penyebab anjloknya elektabilitas Prabowo Subianto.

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan turunnya elektabilitas Prabowo jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Salah satunya Bawono mengungkit soal kekecewaan pendukung Prabowo pada Pilpres 2019 lalu.

Saat itu diketahui, setelah kalah dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Probowo memutuskan bergabung dengan kabinet sebagai Menteri Pertahanan.

Meskipun anjlok, Prabowo masih masuk ke dalam jajaran tokoh politik yang memperoleh elektabilitas tertinggi berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh sejumlah lembaga.

Contohnya survei Litbang Kompas nama yang memasukkan Prabowo Subianto dalam tiga besar bakal calon presiden dengan elektabilitas dua digit tinggi selain juga Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Meskipun demikian, kata Bawono, Ketua Umum Partai Gerindra ini masih punya modal untuk kembali maju Pilpres 2024.

Prabowo memiliki tingkat popularitas Prabowo Subianto sudah di atas 96 persen hampir 100 persen berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia.

Narator: Syita
Editor: Syamsul Azman Yr

Sumber Tribun

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved