Breaking News:

Berita Subulussalam

Balita Meninggal Saat Mandi di Genangan Banjir, Ini Imbauan Kapolres Subulussalam

"Kepada masyarakat, berhubung saat ini musim penghujan supaya dapat menahan diri untuk jangan berpergian jauh-jauh," imbau Iptu Fajar.

Penulis: Khalidin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yanis, SIK, MH. 

"Kepada masyarakat, berhubung saat ini musim penghujan supaya dapat menahan diri untuk jangan berpergian jauh-jauh," imbau Iptu Fajar.

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSAALAM - Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yanis SIK MH mengimbau segenap maayarakat yang berada di aliran sungai, untuk selalu waspada karena kondisi cuaca yang ekstrem dalam sebulan terakhir.

Imbauan itu disampaikan Kapolres Subulussalam melalui Kapolsek Rundeng Iptu Fajar Harapan Tumangger dalam keterangan persnya kepada Serambinews.com, Rabu (2/11/2022).

Kapolsek Iptu Fajar Harapan menyampaikan hal itu, menyusul kondisi sejumlah desa yang saat ini dilanda banjir akibat tingginya curah hujan.

Selain itu, banjir sudah menimbulkan korban jiwa yakni seorang balita laki-laki meninggal dunia di Desa Siperkas, Kecamatan Rundeng saat bermain atau mandi di genangan banjir.

Kapolsek Iptu Fajar mengimbau warga, supaya waspada dan menghindari lokasi banjir jika tidak terpaksa.

"Kepada masyarakat, berhubung saat ini musim penghujan supaya dapat menahan diri untuk jangan berpergian jauh-jauh," imbau Iptu Fajar.

Selain itu Iptu Fajar  juga mengingatkan warga untuk dapat menjaga kesehatan.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Polsek Rundeng Subulussalam Bantu Warga Terdampak Banjir, Balita Digendong

Kepada semua orang tua supaya dapat menjaga anak anaknya, jangan bermain air di seputaran pekarangan rumah yang terkena banjir.

"Tolong awasi anak-anak agar tidak main-main di genangan air banjit, sebab kita tidak tahu kadang arus air dan debet air sewaktu-waktu bisa naik dan arus akan deras," pesan Iptu Fajar.

Sebagaimana diberitakan, bencana banjir di Kota Subulussalam kini menimbulkan kabar duka yakni meninggalnya seorang bayi usia di bawah lima tahun atau balita.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB,  Rabu (2/11/2022) di Desa Siperkas, Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam.

Korban adalah balita bernama Argan usia 4 tahun, jenis kelamin laki-laki.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved