Breaking News:

Berita Aceh Tenggara

Belasan Desa di Tujuh Kecamatan juga Terendam Banjir

Puluhan desa dalam tujuh kecamatan di Aceh Tenggara (Agara), pada Selasa (1/11/2022) malam, juga dikepung banjir luapan atau banjir kiriman

Editor: bakri

KUTACANE - Selain banjir bandang menerjang Desa Rambung Teldak, Kecamatan Darul Hasanah, puluhan desa dalam tujuh kecamatan di Aceh Tenggara (Agara), pada Selasa (1/11/2022) malam, juga dikepung banjir luapan atau banjir kiriman.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agara, Nazmi Desky, kepada Serambi, Rabu (2/11/2022), menyebutkan, di Kecamatan Babussalam ada satu desa yang terendam yaitu Desa Batu Mbulan I.

Lalu, di Kecamatan Lawe Alas ada Desa Pasekh Permate yang menyebabkan tujuh Kepala Keluarga (KK) atau 28 jiwa terdampak, Desa Paye Munje, Desa Muara Baru (41 KK atau 164 jiwa terdampak), dan Desa Kute Cingkam (10 KK atau 38 jiwa terdampak), serta Desa Darul Amin.

Adapun di Kecamatan Babul Rahmah, lanjut Nazmi, Kawasan yang terendam meliputi Desa Salim Pipit, Titi Harapan, Titi Mas, Alas Mesikhat (32 KK atau 128 jiwa terdampak), Uning Sigugur, serta Desa Tuhi Jungkat (10 KK atau 36 jiwa terdampak).

Sementara di Kecamatan Darul Hasanah, desa yang terendam banjit meliputi Desa Simpang Empat Tanjung, Lawe Pinis (70 KK atau 150 jiwa terdampak), Rambung Teldak (40 KK atau 120 jiwa terdampak), Rambung Jaya-Rambung Teldak (60 KK atau 180 jiwa terdampak), Seri muda (48 KK atau 170 jiwa terdampak), serta Desa Makmur Jaya yang menyebabkan 20 KK atau 60 jiwa terdampak.

Sedangkan di Kecamatan Bambel ada empat desa dikepung banjir yaitu Desa Kuning I, Terutung.

Payung, Tembilakh Bakhu, dan Tualang Sembilar, serta Kecamatan Lawe Sigala-gala di Desa Gabungan Parsaoran (2 KK atau 8 jiwa terdampak), serta di Kecamatan Ketambe ada Desa Lawe Ger-Ger.

Nazmi menjelaskan, banjir itu terjadi sejak Senin (31/10/2022) sekitar pukul 00:30 WIB.

Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan air sungai Kali Alas, Lawe Kinga, dan Sungai Muara Baru, hingga terjadinya banjir.

Dampak dari banjir itu antara lain, tanggul sungai di enam kecamatan yakni Babussalam.

Babul Rahmah, Bambel, Lawe Alas, Lawe Sigala-gala, dan Kecamatan Darul Hasanah, rusak.

Baca juga: Hujan Tak Kunjung Reda di Subulussalam, Banjir Kembali Rendam Rumah Warga Jabi-Jabi

Baca juga: Tinjau Banjir di Trumon Tengah, Kapolres Aceh Selatan Salurkan Bantuan 

Demikian juga dengan oprit jembatan penghubung Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar.

Banjir itu, menurut Nazmi, juga menyebabkan pagar Puskesmas Uning Sigugur dan oprit Jembatan Natam Jebol.

Selain itu, tanggul Sungai Lawe Kinga di Desa Kuning, jebol, dan Pipa Intek PDAM Lawe Sikap, rusak, Gedung SDN Tuhi Jungkat dan TK Negeri Satu Atap Tuhi Jungkat tak luput dari rendaman banjir tersebut.

Selanjutnya, Pajak Tradisional Desa Salim Pinim, Kecamatan Tanoh Alas, tanggul Sungai Desa Muara Baru, Kecamatan Lawe Alas, dan jalan Desa Salim Pipit-Ndauh Nitenggo terancam digerus erosi.

Kemudian, dua rumah terancam ambruk serta lahan pertanian dan perkebunan masyarakat rusak.

Tanggul penahan sungai Lawe Alas di Desa Terutung Payung sepanjang 100 meter longsor, jembatan Natam putus total, 27 rumah di Lawe Pinis rusak berat, dua jembatan penghubung Desa Lawe Pinis dan Seri Muda, putus total.

“Dalam musibah itu, warga terdampak sebanyak 95 KK atau 402 jiwa,” pungkas Kalaksa BPBD Agara. (as)

Baca juga: Korban Banjir Aceh Tamiang Butuh Obat dan Popok Bayi

Baca juga: Diguyur Hujan Lebat Hingga Sungai Meluap, 3 Desa di Nagan Raya Terendam Banjir

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved