Breaking News:

Internasional

Hubungan Riyadh-Ankara Mulai Membaik, Kontraktor Turki Bangun Proyek Pangkalan Udara Raja Abdullah

Hubungan perdagangan Arab Saudi dan Turki mulai menunjukkan ke arah membaik. Hal itu ditunjukkan dengan pilihnya dengan kontraktor Turki Yuksel

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Pembangunan Pangkalan Udara Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Hubungan perdagangan Arab Saudi dan Turki mulai menunjukkan ke arah membaik.

Hal itu ditunjukkan dengan pilihnya dengan kontraktor Turki Yuksel menyerahkan kontrak senilai $12 miliar di Pangkalan Udara Raja Abdullah di Jeddah.

Proyek selama setahun terdiri dari pekerjaan lokasi untuk Area Pendukung Kehidupan di masa depan.

Area Penyimpanan Amunisi dan Artileri Pertahanan Udara untuk Distrik Timur Tengah Transatlantik Korps Insinyur Angkatan Darat AS, menurut MEED.

Dilansir Arab News, Kamis (3/11/2022), kontrak tersebut menjadi kesepakatan terbaru yang dijamin oleh kontraktor Turki di Arab Saudi.

Hal itu terjadi setelah embargo tidak resmi dicabut menyusul menghidupkan kembali hubungan diplomatik antara Riyadh dan Ankara.

Baca juga: Turki Tangkap Ketua Serikat Dokter, Serukan Penyelidikan Senjata Kimia Oleh Tentara ke Militan Kurdi

Pada Agustus 2022, Saudi Baytur, kontraktor lain dari Turki, memenangkan kontrak dari Umm Al-Qura untuk Development & Construction Co.

Dimana, membangun bagian dari pengembangan mixed-use Masar di Mekkah.

Hal itu disampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Arab News di sela-sela Inisiatif Investasi Pertama yang baru-baru ini disimpulkan di Riyadh oleh Nureddin Nebati, Menteri Keuangan Turki.

Dia mengatakan negaranya mencari lebih banyak kerja sama dengan Arab Saudi dan negara-negara lain karena berencana menjadi pusat energi ke Eropa.

Turki dari posisi geografisnya merupakan koridor energi dari Rusia, Iran, dan Arab Saudi," jelasnya.

"Setiap jenis gas alam atau minyak yang akan diangkut atau dikapalkan, akan lebih murah dan akan lebih aman dikapalkan,” kata Nebati.

Baca juga: Angkatan Udara Arab Saudi Siap Ikuti Latihan Falcon Eye 3 di Yunani Pekan Depan

Meskipun Nebati tidak merinci lebih lanjut tentang bagaimana kedua negara dapat bekerja sama, dia menjelaskan perdamaian di kawasan itu akan menurunkan biaya energi.

Turki dan Arab Saudi juga saling membantu, yang akan membawa perdamaian ke kawasan itu," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved