Breaking News:

Berita Aceh Timur

Kacabdindik Aceh Timur Kembangkan Pertanian Organik di SMKN 1 Peureulak, Siswa Jadi Petani Milenial

Salah satu upaya itu dengan menghadirkan Zulfan SPd, petani yang merupakan pelopor pertanian organik ke SMK Negeri 1 Peureulak, Aceh Timur, Senin (7/1

Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kacabdindik Wilayah Aceh Timur, Rahmatsah Putra bersama Kepala SMKN 1 Peureulak Agus Ridwan didampingi pelopor pertanian Zulfan sedang memetik hasil pertanian di SMK Pertanian itu, Senin (7/11/2022) 

Salah satu upaya itu dengan menghadirkan Zulfan SPd, petani yang merupakan pelopor pertanian organik ke SMK Negeri 1 Peureulak, Aceh Timur, Senin (7/11/2022).

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Timur, Rahmatsah Putra SPd, menggerakkan sekaligus memfasilitasi pelopor pertanian dengan mengembangkan pupuk organik ke SMK.

Kegiatan ini sebagai upaya mengembangkan SMK bisa dan hebat,

Salah satu upaya itu dengan menghadirkan Zulfan SPd, petani yang merupakan pelopor pertanian organik ke SMK Negeri 1 Peureulak, Aceh Timur, Senin (7/11/2022).

Kacabdindik Wilayah Aceh Timur, Rahmatsah Putra, kepada Serambinews.com, Senin (7/11/2022), mengatakan ke depannya SMK yang ada di Aceh Timur, khususnya SMK Pertanian bisa hidup dengan bidang keahlian yang ada.

"Selama ini di SMK Negeri 1 Peureulak kita lihat mengajarkan kepada siswa hanya pertanian konvensional saja, namun kita akan mengubah dengan memanfaatkan organik," kata Rahmatsah.

Dikatakannya, ini adalah bentuk keseriusan Cabdindik Wilayah Aceh Timur dalam upaya mengembangkan SMK bukan saja bidang pertanian, namun juga pada bidang keahlian atau jurusan lainnya.

Baca juga: Sistem Pertanian Organik akan Mewujudkan Masyarakat Berprilaku Sehat dan Sadar terhadap Lingkungan

Sementara Kepala SMK Negeri 1 Peureulak, Agus Ridhwan SPd, menyampaikan dengan adanya program pelopor tani masuk sekolah ini, diharapkan siswa termotivasi menjadi lebih giat bekerja, berwirausaha supaya menjadi petani millenial.

"Hasil yang diharapkan, agar ilmu yang diperoleh melalui pelopor tani masuk sekolah bisa diterapkan dan dikembangkan di manapun siswa itu berada," kata Agus.

Agus menambahkan siswa yang sedang belajar di SMK Negeri 1 Peureulak agar menyampaikan informasi ke pelajar SMP atau MTs supaya memilih SMK tempat melanjutkan studi.

Secara terpisah, Zulfan, yang merupakan pelopor pertanian mengharapkan, semoga SMK Pertanian khususnya di Aceh Timur dapat mengembangkan bahan organik. Diajarkan mulai dari membuat pupuk, pemilihan tanah, menguraikan bakteri hingga pemilihan bibit.

"Inilah generasi ke depan yang bisa membantu dalam mengembangkan pertanian lebih moderen, sehingga memperoleh hasil memuaskan," kata Zulfan.(*)

Baca juga: Merajut Asa Pertanian Organik di Aceh

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved