Breaking News:

Pilpres 2024

Nasdem Pilih Capres Anies Baswedan, PDIP dan Golkar Masih Belum, Jokowi: Hati-hati, Jangan Sembrono

Namun tidak ada dari mereka, termasuk PDIP, yang sudah mendeklarasikan sosok yang pantas untuk bertarung di kontestasi politik 2024 selain Nasdem.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Biro Pers Sekretariat Presiden-Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di acara Indo Defence 2022 Expo & Forum yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Rabu, 2 November 2022. 

Nasdem Pilih Capres Anies Baswedan, PDIP dan Golkar Masih Belum, Jokowi: Hati-hati, Jangan Sembrono

SERAMBINEWS.COM – Isu politik Tanah Air kian riuh menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Meski masih meyisahkan sekitar 15 bulan lagi, situasi politik kian santer dibicarakan.

Apalagi setelah Partai Nasdem yang dinahkodai Surya Paloh mengusung Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden besutan Nasdem.

Suhu politik tambah panas setelah sejumlah partai besar seperti Partai Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, PAN, PKB, hingga PPP membentuk koalisi.

Tak hanya itu, munculnya nama Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Airlangga Hartanto, hingga Prabowo Subianto untuk diusung sebagai bakal calon presiden menambah hawa politik Tanah Air kian memanas.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh bebaskan Anies Baswedan pilih cawapresnya sendiri pada pilpres 2024 mendatang.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh bebaskan Anies Baswedan pilih cawapresnya sendiri pada pilpres 2024 mendatang. (NasDem TV)

Baca juga: Jokowi Sebut Prabowo Jatah Presiden Berikutnya, PDIP: Hanya Pujian, Bukan Dukungan

Namun tidak ada dari mereka, termasuk PDIP, yang sudah mendeklarasikan sosok yang pantas untuk bertarung di kontestasi politik 2024.

Karena itu, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) kembali mengingatkan seluruh partai politik agar berhati-hati dalam menentukan capres  dan wakilnya.

Menurut Jokowi, capres dan cawapres yang terpilih nantinya akan memimpin Indonesia dengan demografi penduduk lebih dari 270 juta, yang saat ini berada dalam kondisi tantangan global.

“Memang harus hati-hati, hati-hati, loh, menakhodai 270 juta lebih rakyat Indonesia. Kenapa selalu saya ulang-ulang? Memang harus hati-hati. Jangan sembrono,” ujar Presiden dalam keterangan resminya, Senin (7/11/2022).

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa pasangan capres dan cawapres itu disiapkan oleh partai politik atau gabungan partai politik, sebelum dipilih oleh rakyat.

Oleh karena itu, peran partai politik dalam menentukan pasangan capres dan cawapres sangatlah penting.

Baca juga: Warga yang Tak Puas dengan Kinerja Jokowi akan Pilih Anies Baswedan atau Prabowo pada Pilpres 2024

“Saya ulang ya, bahwa yang namanya capres, cawapres, itu disiapkan oleh partai atau gabungan partai. Nanti yang pilih rakyat, bukan saya. Partai atau gabungan partai, yang milih rakyat, sehingga sekali lagi, hati-hati memilih capres dan cawapres,” imbuhnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved