Breaking News:

Berita Aceh Timur

KIP Aceh Timur Selesai Lakukan Verifikasi Faktual Parpol, Kini Masuki Masa Perbaikan

"Verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik sudah selesai kita lakukan pada 5 November 2022 lalu," ungkap Sofyan Ketua KIP...

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Sofyan Ketua KIP Aceh Timur. 

"Verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik sudah selesai kita lakukan pada 5 November 2022 lalu," ungkap Sofyan Ketua KIP Aceh Timur, didampingi Kepala Sekretariat, Sunandar kepada Serambinews.com, Kamis (10/11/2022).

Laporan Seni Hendri Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - KIP Aceh Timur, telah selesai melaksanakan tahapan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan Partai Politik.

"Verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik sudah selesai kita lakukan pada 5 November 2022 lalu," ungkap Sofyan Ketua KIP Aceh Timur, didampingi Kepala Sekretariat, Sunandar kepada Serambinews.com, Kamis (10/11/2022).

Selanjutnya saat ini, ungkap Sofyan, Parpol sedang tahap perbaikan kepengurusan dan keanggotaan yang belum memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat sampai 1 Desember 2022 mendatang.

"Harapan kepada Parpol dalam masa perbaikan ini agar parpol lebih otentik dalam memilih keanggotaan Parpol, sehingga saat diverifikasi tepat sasaran yang dituju," harap Sofyan.

Saat verifikasi faktual sebelumnya, jelas Sofyan, kepengurusan Parpol yang dicek yaitu keabsahan dokumen kantor berdasarkan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

"Keabsahan kantor yang dicek yaitu apakah kantor parpol milik sendiri atau disewa. Selanjutnya, kita verifikasi kepengurusan terdiri dari ketua sekretaris dan bendahara yang dibuktikan dengan KTP, dan kartu keanggotaan partai," rinci tokoh Simpang Ulim ini.

Selain terhadap kantor dan kepengurusan, jelas Sofyan, pihaknya juga melakukan verifikasi faktual terhadap keanggotan Parpol berdasarkan data sampling yang sudah ditentukan oleh KPU di Sipol.

Baca juga: KIP Aceh Singkil Terima 69 Pengaduan Parpol Catut Nama Warga Sebagai Pengurus

"Berdasarkan data sampling itu, tim kita turun door to door ke rumah masing-masing pengurus Parpol untuk memastikan yang bersangkutan sebagai pengurus Parpol, dan akan kita lihat berdasarkan KTP, dan KTA-nya, jika tidak benar maka yang bersangkutan membuat surat pernyataan bukan anggota Parpol tersebut," jelas Sofyan.

Jika saat didatangi ke rumahnya yang bersangkutan tidak ada, maka tim verifikasi faktual akan melakukan video call dari rumah yang bersangkutan.

"Apabila saat ditemui tidak ada, dan saat di-video call juga tak tersambung. Maka, kita minta Liaison Officer atau penghubung parpol mengumpulkan keanggotan partai di kantor untuk di verifikasi faktual," jelas Sofyan.

Selanjutnya, setelah diminta Parpol mengumpulkan keanggotaanya di kantor tapi tak terkumpul, maka Parpol yang bersangkutan dinyatakan belum memenuhi syarat, sehingga perlu perbaikan lagi pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

"Jadi saat ini, Parpol yang belum memenuhi syarat sedang dalam masa perbaikan sampai 1 Desember 2022 mendatang," ungkap Sofyan.

Sebelumnya, jelas Sofyan, ada 8 Partai Politik Nasional, dan 4 Partai Lokal yang sedang mengikuti verifikasi faktual

Untuk Parnas verfak dilakukan di tingkat kabupaten, sedangkan untuk Parlok dilakukan verfak di tingkat kecamatan.

Sedangkan berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55 tahun 2019, ada 9 Parnas dan 2 Parlok yang tidak perlu dilakukan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan karena mereka memperoleh kursi 4 persen berdasarkan parliamentary threshold.(*)

Baca juga: KIP Aceh Singkil Sosialisasi Pemilu 2024 ke Wartawan


  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved