Breaking News:

Safsus Menteri Keuangan Soal Anies Baswedan Selamatkan Uang Negara Rp23 T, Beberkan Cerita Aslinya

Menanggapi isu yang beredar tersebut, Kementerian Keuangan pun membantah Anies Baswedan menyelamatkan uang negara Rp 23,3 T dari program TPG.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Staf Menteri Keuangan Soal Anies Baswedan Selamatkan Uang Negara Rp23 T, Beberkan Cerita Aslinya 

Staf Khusus Menteri Keuangan Soal Anies Baswedan Selamatkan Uang Negara Rp23 T , Beberkan Cerita Aslinya

SERAMBINEWS.COM – Belakangan ini viral sebuah narasi yang menyebut Anies Baswedan menyelamatkan uang negara Rp 23,3 Triliun saat menjabat Menteri Pendidikan era Presiden Joko Widodo.

Narasi itu muncul diberbagai platform media sosial, salah satunya di Twitter.

Dalam narasi yang dibangun, disebutkan bahwa Anies Baswedan berhasil menyelamatkan uang negara Rp 23,3 Triliun yang disebabkan oleh Kementerian Keuangan kelebihan transfer TKD (Tunjangan Kinerja Daerah).

Disebutkan pula bahwa kejadian ini terjadi pada 2016 ketika Anies Baswedan masih menduduki jabatan sebagai Menteri Pendidikan.

Menanggapi isu yang beredar tersebut, Kementerian Keuangan pun membantah Anies menyelamatkan uang negara Rp 23,3 T dari program Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Baca juga: Profil Anies Baswedan Lengkap Sejak Kuliah, Jadi Mendikbud hingga Capres 2024 Pilihan NasDem

Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa (8/11/2022) membeberkan cerita asli terkait uang negara Rp 23,3 Triliun tersebut.

“Linimasa ramai dengan isu Anggaran Tunjangan Profesi Guru tahun 2016 kelebihan Rp 23,3 T. Cukup menggelitik melihat argumen saling klaim menjurus putar balik fakta,” katanya.

Menurut Yustinus, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi menteri baru yang berhasil membereskan terkait hal tersebut, tetapi malah jadi yang tertuduh.

“Tanda tahun politik telah di depan mata?,” ungkapnya.

Ia menagatakan, Pemerintah memberikan penghargaan atas profesionalitas guru melalui PP No.41 tahun 2009, yakni memberikan tunjangan profesi guru (TPG) sebesar 1 kali gaji pokok tiap bulan.

Uang itu diberikan untuk guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan.

Anies Baswedan
Anies Baswedan (Instagram @aniesbaswedan)

Baca juga: Anies Tak Hadir di Silatnas KAHMI, Spanduk Sudah Terpasang, Eggi Sudjana: Pengkhianatan Kepada HMI

“Adapun data jumlah guru yang bersertifikasi (berhak atas TPG) diperoleh dari Kemendikbud, berdasarkan data yang diinput sekolah-sekolah pada sistem Dapodik kelolaan Kemendikbud,” jelas Yustinus.

Berdasarkan data tersebut, sambungnya, Kementerian Keuangan menyiapkan alokasi anggarannya dalam APBN.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved