Breaking News:

Internasional

Duta Besar Rusia di AS Temui Pejabat Gedung Putih, Bahas Pertukaran Tahanan dan Kondisi Penjara

Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) Anatoly Antonov akan menemui pejabat Gedung Putih di Washington pada Selasa (15/11/2022).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) Anatoly Antonov 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) Anatoly Antonov akan menemui pejabat Gedung Putih di Washington pada Selasa (15/11/2022).

Dia ingin mengetahui perlakuan terhadap warga Rusia yang berada di dalam penjara AS.

“Tampaknya bagi saya, pihak berwenang AS dapat berbuat lebih banyak, setidaknya membantu orang-orang yang berada dalam kondisi sulit seperti itu," harapnya.

"Khususya, mendapatkan makanan dan perawatan medis,” kata Antonov seperti dikutip di aplikasi pesan Telegram kedutaan.

Pada Senin (14/11/2022) Direktur Badan Intelijen Pusat AS William Burns bertemu dengan Sergei Naryshkin, Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri SVR Rusia.

Keduanya membahas, masalah tahanan AS di Rusia.

Baca juga: Pengadilan Rusia Tolak Banding, Perkuat Hukuman Sembilan Tahun Penjara Bintang Bola Basket AS

Kedutaan Rusia mengatakan Antonov akan mengangkat masalah kondisi warga Rusia di penjara AS pada pertemuannya di Gedung Putih.

Kedutaan juga mengatakan Antonov mengunjungi Roman Seleznev, putra anggota parlemen Rusia Valery Seleznev, yang dijatuhi hukuman 27 tahun penjara pada 2017.

Dia dituduh berperan dalam serangan dunia maya.

Dilansir AP, Selasa (15/11/2022), Antonov menyebut kondisi penjara Seleznev di North Carolina tidak dapat diterima.

Doia mengatakan kedutaan akan menuntut Seleznev dipindahkan ke penjara dengan perawatan yang lebih baik.

“Penyakit Roman (Seleznev) di penjara semakin parah,” kata Antonov.

Baca juga: Polisi Inggris dan Belgia Buru Penyelundup Migran ke Inggris, Pengadilan Vonis 10 Tahun Penjara

Surat kabar Rusia Izvestia mengutip pengacara Seleznev pada Agustus 2022 yang mengatakan Seleznev akan menjadi kandidat ideal untuk pertukaran tahanan potensial.

Washington menawarkan menukar Viktor Bout, pedagang senjata Rusia yang menjalani hukuman 25 tahun penjara di Amerika Serikat, dengan bintang bola basket AS Brittney Griner.

Griner pada Agustus 2022 dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara.

Dia ditempatkan di sebuah koloni hukuman atas tuduhan memiliki dan menyelundupkan narkoba.

Moskow juga menyatakan terbuka untuk pertukaran tahanan, tetapi sejauh ini belum ada keputusan resmi.

Mantan Duta Besar AS untuk PBB Bill Richardson, yang melakukan perjalanan ke Moskow pada September 2022 mengatakan pertukaran tahanan akan mencakup dua orang.(*)

Baca juga: Insinyur Australia Terancam Mati di Penjara Irak, Kesehatannya Terus Memburuk

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved