Breaking News:

Rohingya

UNHCR Apresiasi Pemerintah Aceh Izinkan Pendaratan 111 Rohingya di Aceh Utara

Menurutnya, Indonesia khususnya masyarakat setempat telah memberikan contoh yang baik kepada negara-negara lainnya di kawasan Asia Pasifik, dengan men

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Sebanyak 110 orang warga negara asing atau WNA etnis rohingya kembali terdampar di pesisir pantai Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, pada Selasa (15/11/2022) sekirar pukul 03.25 WIB 

Laporan Zaki Mubarak I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi, UNHCR, mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia khususnya otoritas Pemerintah Aceh yang telah berjasa dalam memberikan izin pendaratan ke 111 warga asing etnis Rohingya di Aceh Utara.

Dimana setelah sebulan lebih terombang-ambing dilaut kini mereka disambut oleh warga Aceh Utara dan memberi bantuan darurat seperti makanan untuk etnis Rohingya yang terdampar di pesisir pantai Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara UNHCR Indonesia Mitra Salima Suryono di Jakarta, kepada Serambinews.com, Selasa (15/11/2022) melalui pesan Whatsapp.

Komisi I DPRA Minta Pemerintah Selidiki Penyebab Etnis Rohingya Terdampar di Aceh

UNHCR berterima kasih karena Indonesia khusunya di Aceh telah mau menampung sementara para pengungsi yang sudah ada di laut hingga terdampar di pesisir pantai Aceh Utara,” ucapnya.

Menurutnya, Indonesia khususnya masyarakat setempat telah memberikan contoh yang baik kepada negara-negara lainnya di kawasan Asia Pasifik, dengan menyediakan tempat yang aman bagi pengungsi yang terpaksa harus meninggalkan negaranya akibat konflik dan persekusi.

Selanjutnya, Mitra mengatakan UNHCR sedang diskusi internal terkait kedatangan Rohingnya tersebut.

UNHCR sangat menghargai Pemerintah Indonesia yang telah memberikan izin pendaratan bagi 111 pengungsi Rohingya di Aceh Utara, dini hari ini.

Saat ini UNHCR telah berkomunikasi dengan Satuan Tugas Nasional urusan Pengungsi (Satgas Nasional) dan Kementerian Luar Negeri.

Berbagai pihak otoritas lokal yang relevan dan penggiat kemanusiaan yang berada di lapangan untuk mengkoordinasikan bantuan darurat bagi para pengungsi yang baru tiba,” ungkap Mitra.

Terkait kemana selanjutnya 111 etnis Rohingnya itu akan dibawa, pihak UNHCR dalam hal ini masih perlu didiskusikan secara internal.

“Yang pasti kita telah mengutus tim ke lapangan untuk berkoordinasi dengan pihak setempat, untuk langkah penanganan selanjutnya,” demikian Mitra.

111 orang warga negara asing atau WNA etnis rohignya kembali terdampar di pesisir pantai Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Informasi yang dihimpun, adapun rincian warga etnis rohingnya tersebut jumlah laki-laki sebanyak 72 orang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved