Breaking News:

Festival Seni Budaya Etnis Alas Gayo

Nurdiansyah Alasta Ajak Masyarakat Lestarikan Adat dan Budaya

Seniman legendaris Aceh Tenggara, Abd Jali, tampil mempesona. Ia membawakan Tangis Dilo, kesenian Tanoh Alas yang baru saja ditetapkan sebagai Warisan

FOR SERAMBINEWS.COM
Pemerhati Budaya dan Anggota DPRA asal Aceh Tenggara, drh Nurdiansyah Alasta, M.Kes (kanan) menyerahkan plakat apresiasi dari Disbudpar Aceh untuk Abd Jali, seniman Alas (kiri) dan perwakilan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Aceh Tenggara, karena telah melestarikan budaya Aceh dari Alas dan Gayo. 

Festival Seni Budaya Etnis Alas Gayo 2022

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Festival Seni Budaya Etnis Alas Gayo'> Alas Gayo yang ditutup Rabu (16/11/2022) malam, berlangsung meriah. Ratusan pengunjung terlihat antusias menyaksikan pagelaran kesenian dari Tanoh Alas dan Gayo tersebut.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Festival Etnis Alas Gayo'> Alas Gayo ini bertujuan untuk mempromosikan kesenian di wilayah itu kepada masyarakat luas.

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Gemuruh Seni dan Budaya Tanoh Alas-Gayo’ ini berlangsung di Amel Hotel dan Convention Hall, Banda Aceh, pada 15-16 November 2022.

Pada hari pertama, festival dibuka dengan alunan musik tradisional Gayo yang dipadukan secara apik dengan kreasi modern. Beberapa tarian adat Gayo seperti tari Guel, Didong, Resam Berume, Seni Tutur Pongot dan Saman turut dipentaskan. Selain itu, tampil juga musisi top Tanoh Gayo, Ervan Ceh Kul. Ia disambut meriah oleh ratusan pengunjung acara.

Di hari kedua, kesenian dari Tanah Alas menghipnotis ratusan audiens yang hadir. Berbagai kesenian, adat dan budaya dari Tanoh Alas - Gayo yang dipentaskan secara apik oleh Sanggar Linge.

Seniman legendaris Aceh Tenggara, Abd Jali, tampil mempesona. Ia membawakan Tangis Dilo, kesenian Tanoh Alas yang baru saja ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Acara itu ditutup pemerhati budaya sekaligus Anggota DPRA asal Aceh Tenggara, drh Nurdiansyah Alasta MKes. Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh atas penyelenggaran acara tersebut.

Menurut Nurdiansyah Alasta, kegiatan sepert ini merupakan bentuk pelestarian adat-istiadat serta budaya daerah yang harus sama-sama dijaga, untuk diwariskan ke generasi mendatang.
"Menjaga adat dan budaya adalah tanggung jawab kita semua. Untuk itu, mari kita sama-sama melestarikan tradisi budaya kita, agar dapat kita wariskan kepada anak cucu kita nantinya," ujar putra asli Alas itu.

Festival Seni Budaya Etnis Alas Gayo'> Alas Gayo ini ditutup dengan penampilan Orang Hutan Squad. Kelompok musik anak muda bergenre kontemporer ini mengangkat berbagai tradisi seni musik dan bahasa yang ada di Aceh. (jal)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved