Breaking News:

Setengah Sistem Energi Ukraina Lumpuh Diserang Rudal Rusia saat Musim Dingin Tiba

Pihak berwenang di ibukota Ukraina, Kyiv, memperingatkan kota itu dapat menghadapi "penutupan total" jaringan listrik saat musim dingin tiba.

Editor: Amirullah
AFP
Kepulan asap membumbung tinggi dari lokasi serangan udara Rusia di Kiev, Ukraina, Senin(31/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nur Febriana Trinugraheni

SERAMBINEWS.COM, KYIV - Update perang Rusia vs Ukraina.

Konflik kedua negara ini memasuki hari ke- 269.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan pada Jumat (18/11/2022), serangan rudal Rusia telah melumpuhkan hampir setengah dari sistem energi Ukraina.

Pihak berwenang di ibukota Ukraina, Kyiv, memperingatkan kota itu dapat menghadapi "penutupan total" jaringan listrik saat musim dingin tiba.

“Sayangnya Rusia terus melakukan serangan rudal terhadap infrastruktur sipil dan kritis Ukraina. Hampir setengah dari sistem energi kita dinonaktifkan,” kata Denys Shmyhal, yang dikutip dari Al Jazeera.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan sekitar 10 juta orang di Ukraina hidup tanpa listrik.

Dia mengatakan pihak berwenang di beberapa daerah Ukraina memerintahkan pemadaman listrik darurat.


Operator jaringan listrik nasional Ukraina Ukrenergo mengatakan Rusia telah meluncurkan enam serangan rudal berskala besar terhadap infrastruktur energi Kyiv antara 10 Oktober hingga 15 November.

Rusia telah melakukan serangan signifikan di seluruh Ukraina setelah jembatan utama yang menghubungkan Semenanjung Krimea rusak sebagian akibat ledakan pada Oktober.

Moskow menyalahkan Kyiv atas ledakan itu, tuduhan yang telah dibantah Ukraina.

Dengan suhu turun hingga nol derajat dan salju pertama tahun ini telah terlihat di Kyiv, para pejabat Ukraina bekerja untuk memulihkan jaringan listrik nasional setelah Rusia melakukan pemboman terberat terhadap infrastruktur sipil Ukraina dalam perang yang sudah berlangsung sembilan bulan ini.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan bencana kemanusiaan di Ukraina pada musim dingin ini karena kekurangan listrik dan air.

“Kami sedang mempersiapkan skenario yang berbeda, termasuk penutupan total,” kata wakil kepala pemerintah kota Kyiv, Mykola Povoroznyk.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved