Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Singkil Masih Banjir, Tim Baitul Mal Aceh Harus Naik Perahu Verifikasi Calon Penerima Bantuan

Kondisi itu memaksa tim Baitul Mal Aceh atau BMA yang sedang memverifikasi dan validasi data calon penerima bantuan modal usaha di wilayah Singkil har

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Jalan antar desa di Desa Pasar, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, terendam banjir, Minggu (20/11/2022) 

Kondisi itu memaksa tim Baitul Mal Aceh atau BMA yang sedang memverifikasi dan validasi data calon penerima bantuan modal usaha di wilayah Singkil harus naik perahu arungi banjir. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Hampir seluruh wilayah Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, masih terkepung banjir, Minggu (20/11/2022).

Kondisi itu memaksa tim Baitul Mal Aceh atau BMA yang sedang memverifikasi dan validasi data calon penerima bantuan modal usaha di wilayah Singkil harus naik perahu arungi banjir. 

Terutama ketika tim verifikasi mendatangi Desa Rantau Gedang dan Teluk Rumbia di lokasi terparah. Dua desa tersebut hanya bisa dijangkau menggunakan perahu, sebab akses jalan darat tertutup banjir.

Banjir yang melanda wilayah Singkil, sudah berlangsung sepekan. Dampak banjir pemukiman penduduk, jalan antar desa, sekolah dan fasilitas publik terendam. 

Banjir kali ini merupakan yang kedua dalam sebulan ini. Sebelumnya banjir sempat surut, namun kembali datang dengan volume lebih besar.

Baca juga: Banjir di Aceh Singkil Berangsur Surut, Genangan Masih Tersisa di 11 Desa

“Kami terpaksa menggunakan perahu robin carteran. Hari pertama tim berangkat pagi dan kembali seusai magrib, sedangkan pada hari kedua juga pulangnya pada malam hari,” kata Murdani Tijue, Tim Verifikasi Baitul Mal Aceh yang bertugas di Kecamatan Singkil.

Murdani menceritakan kondisi kedua desa tersebut sangat memprihatinkan.

Di mana hampir 100 persen permukiman penduduknya terendam banjir. Meskipun demikian, tim tetap bekerja sebagaimana mestinya, yaitu dengan mendatangi langsung satu per satu rumah dan tempat usaha dari calon penerima bantuan tersebut.

Di desa Rantau Gedang, terdapat 68 calon penerima, sedangkan Teluk Rumbia sebanyak 109 orang. 

“Alhamdulillah, dengan bantuan dari aparatur desa, calon penerima bantuan tersebut dapat diverifikasi semuanya. Dan ini tentunya menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami yang menverifikasi langsung di lokasi banjir,” pungkasnya.

Baca juga: Banjir di Aceh Singkil Meluas, Wilayah di Dua Kecamatan Tergenang

Sebelumnya Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden, menjelaskan verifikasi tersebut dimaksudkan untuk menilai kepatutan penerima bantuan, potensi usaha dan kebutuhan modal dalam menjalankan usahanya sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan.

Adapun untuk Kabupaten Aceh Singkil ini terdapat 3.855 calon penerima bantuan yang tersebar di 10 Kecamatan. Di antaranya Kecamatan Singkil sebanyak 1.516 orang, Kecamatan Gunung Meriah 796 orang, Singkil Utara 536 orang, Simpang Kanan 254 orang, dan Pulau Banyak 232 orang.

Selanjutnya Kecamatan Suro Makmur 169 orang, Kota Baharu 98 orang, Pulau Banyak Barat 96 orang, Singkohor 92 orang dan Kuala Baru 66 orang. (*)

Baca juga: Hujan dan Pasang Besar Air Laut, Penyebab Banjir di Aceh Singkil

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved