Breaking News:

Luar Negeri

Beredar Video Belasan Tahanan Perang Rusia Dieksekusi Mati Tentara Ukraina, PBB Perintahkan Selidiki

PBB meminta Kiev untuk menyelidiki video yang tampaknya menunjukkan pasukan negara itu mengeksekusi tawanan perang Rusia.

Editor: Faisal Zamzami
@Telegram
Foto tentara Rusia yang tahanan perang dieksekusi oleh tentara Ukraina 

SERAMBINEWS.COM – Kasus dugaan eksekusi tahanan perang Rusia oleh tentara Ukraina akan diselidiki oleh Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB.

PBB meminta Kiev untuk menyelidiki video yang tampaknya menunjukkan pasukan negara itu mengeksekusi tawanan perang Rusia.

Rusia telah mempertanyakan hal itu ke PBB dan mengatakan bahwa membunuh tawanan telah menjadi "praktik yang tersebar luas" oleh angkatan bersenjata Ukraina.

Badan PBB tersebut mengatakan kepada Associated Press pada hari Sabtu bahwa mereka “mengetahui video tersebut dan sedang menyelidikinya,” menambahkan: “kami menegaskan kembali seruan kami bahwa semua tuduhan semacam itu harus diselidiki dengan benar dan segera oleh otoritas masing-masing.”

Video itu sendiri muncul di media sosial awal pekan ini. 

Di dalamnya, sekelompok prajurit Rusia yang ditangkap ditampilkan menyerah kepada pasukan Ukraina dan berbaring di tanah, sebelum klip kedua menunjukkan tubuh mereka terbaring tak bergerak di genangan darah.

Klip lain tanpa suara konon menunjukkan seorang tentara Rusia muncul dari sebuah gedung dan melepaskan tembakan ke Ukraina, tetapi tidak jelas apakah klip itu terkait dengan dugaan eksekusi.

Kementerian Per tahanan Rusia menggambarkan video itu sebagai bukti "pembunuhan yang disengaja dan metodis" terhadap para prajurit, dengan Dewan Hak Asasi Manusia Presiden Rusia menyebut insiden itu sebagai "kejahatan demonstratif dan berani."

Dewan menuntut penyelidikan internasional, dan mengatakan bahwa mereka telah memberi tahu PBB, Dewan Eropa, Amnesti Internasional, dan Komite Palang Merah Internasional.


"Tentu saja, pihak berwenang Ukraina akan menyelidiki video ini," kata Wakil Perdana Menteri Ukraina Olga Stefanishina kepada wartawan pada konferensi keamanan di Kanada pada hari Sabtu.

Namun, dia buru-buru mengklaim bahwa "sangat tidak mungkin" klip tersebut menunjukkan eksekusi yang disengaja.

Kementerian Per tahanan Rusia, bagaimanapun, mengatakan bahwa rekaman itu tidak hanya menggambarkan "pembunuhan biadab terhadap tawanan perang Rusia."

"Itu menunjukkan praktik Angkatan Bersenjata Ukraina yang tersebar luas yang secara aktif didukung oleh rezim Kiev dan langsung diabaikan oleh pendukung rezim Baratnya.”

Kembali pada bulan Maret, video mengejutkan lainnya muncul yang menunjukkan pasukan Ukraina menembak kaki tentara Rusia yang ditangkap dari jarak dekat, sementara orang Rusia lainnya yang terluka tergeletak di tanah di dekatnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved