Breaking News:

Berita Nagan Raya

Pj Bupati Nagan Ikut Bahas Langkah Pengendalian Inflasi dengan Kemendagri

Tindak lanjut yang harus dilakukan pemerintah daerah, antara lain melaporkan hasil pemantauan harga komoditas bahan pokok penting setiap hari.

Penulis: Rizwan | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Pj Bupati Nagan Raya ikut rapat melalui zoom pengendalian inflasi daerah dengan Kemendagri di Aula Bappeda, Senin (21/11/2022). 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pj Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas AP SSos MSi mengikuti Zoom Meeting dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (21/11/2022).

Pj Bupati turut didampingi Sekda Ardimartha dan sejumlah kepala SKPK di Aula BPKD setempat.

Kegiatan zoom meeting tersebut membahas langkah konkrit pengendalian inflasi daerah sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI bersama Kementerian Dalam Negeri secara hybrid.

Rapat tersebut dipimpin Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan ada enam langkah konkrit yang harus pemerintah daerah lakukan dalam penanganan Inflasi daerah.

Di antaranya melaksanakan operasi pasar murah, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, kerja sama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan barang, gerakan menanam, mendiskusikan BTT (Belanja Tidak Terduga) dan dukungan transportasi dari APBD. 

Tito menambahkan, tindak lanjut yang harus dilakukan pemerintah daerah, antara lain melaporkan hasil pemantauan harga komoditas bahan pokok penting setiap hari.

Merealisasikan belanja tidak terduga untuk dukungan pengendalian inflasi, memberikan bantuan transportasi dari APBD, melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait lain sebagainya.

Mendagri juga meminta provinsi dan kabupaten/kota untuk mempresentasikan terkait inflasi di masing-masing daerahnya terutama provinsi tertinggi inflasi dan terendah serta kabupaten tertinggi inflasi dan terendah.

Ini untuk dievaluasi secara bersama-sama sekaligus mencari solusi yang baik dalam hal penangulangan inflasi.

Menurut data saat ini, Kabupaten Sintang Kalimatan Barat merupakan kabupaten terendah inflasi, sedangkan Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan salah satu kabupaten tertinggi inflasi

Selanjutnya Provinsi DKI Jakarta tertinggi, dan Provinsi Kalimatan Selatan terendah.

Tito Karnavian mengharapkan kepada pemerintah daerah supaya dapat mengendalikan dan menekan angka inflasi didaerahnya masing-masing sehingga masalah inflasi ini dapat segera berakhir.(*)

Baca juga: Kendalikan Inflasi, Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan Gelar Pangan Murah

Baca juga: Harga Emas di Kota Lhokseumawe Turun, Daya Beli Meningkat

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved