Breaking News:

Berita Bireuen

20 Rumah Warga Terendam Banjir Akibat Tanggul Alue Peuraden, Bireuen Patah

Begitu tanggul patah, air meluncur deras ke persawahan dan juga terdapat 20 rumah tergenang banjir disebabkan tanggul patah.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ YUSMANDIN IDRIS
Sepanjang 4 meter tanggul saluran pembuang Alue Peuraden di kawasan Gampong Geulanggang Gampong/Cureh, Kota Juang Bireuen telah putus sejak beberapa hari lalu. 

Begitu tanggul patah, air meluncur deras ke persawahan dan juga terdapat 20 rumah tergenang banjir disebabkan tanggul patah

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sekitar 4 meter tanggul saluran pembuang Alue Peuraden di pinggir sawah Gampong Geulanggang- Gampong/Cureh, Kota Juang Bireuen patah.

Patahnya tebing tanggul sebelah timur, dampak hujan deras melanda Kota Bireuen dan sekitarnya beberapa hari lalu.

Amatan Serambinews.com, tanggul tersebut sudah beberapa kali patah dan jebol.

Kemudian, tanggul diperbaiki dan ditangani secara darurat.

Namun, beberapa waktu lalu hujan deras dan tanggul patah atau jebol lagi.  

Dampak kejadian itu, selain merendam areal sawah yang berada di sekitarnya, aliran airnya mengalir deras dan juga membanjiri pemukiman dan sejumlah rumah warga ke timur lokasi.  

Tanggul putus berada di pinggir jalan ke luar masuk menuju pasar Induk Cureh Bireuen yang juga sebagai akses jalan ke Geulanggang Gampong, Pulo Ara Geudong Teungoh, Cot Meurak, Cot Mesjid, dan sekitarnya. 

Tidak saja putus pada tanggul sisi timur, pada sisi barat di bagian pinggir jalan aspal juga mulai terkikis.

Apabila tidak dilakukan penanganan, kerusakan akan meluas dan  merusak badan jalan. 

Baca juga: Tanggul Penahan Tebing di Makmur Bireuen Longsor, Satu Unit Rumah Retak

Yudi, salah seorang  warga setempat  kepada Serambinews.com, Kamis (24/11/2022) mengatakan, tanggul itu putus dampak hujan deras dan aliran air Alue Peuraden yang sempat meluap beberapa hari lalu.

Begitu tanggul patah, air meluncur deras ke persawahan dan juga terdapat 20 rumah tergenang banjir disebabkan tanggul patah

Warga mengharapkan, tanggul yang patah segera diperbaiki.

Mengingat, saat ini sedang musim hujan dan dikhawatirkan hujan deras tumpahan tanggul patah dan terjadi genangan lagi.  

Apalagi, saat ini sedang musim semai benih.

Apabila tanggul tidak diperbaiki akan meluap ke areal persawahan, dimana petani
sedang menyemai benih.  (*)

Baca juga: BNPB Prioritaskan Pembenahan Tanggul di Aceh Tamiang

 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved