Breaking News:

Internasional

Irak Pindahkan Pasukan Keamanan ke Perbatasan Iran dan Turkiye, Cegah Serangan Berulang ke Kurdi

Pemerintah Irak mulai memindahkan pasukan keamanan di sepanjang perbatasan Iran dan Turkiye.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Anggota pasukan keamanan Irak menjaga perbatasan dengan Turkiye untuk mencegah masuknya pasukan darat Turki ke wilayah otonomi Kurdi yang telah diserang beberapa kali, Rabu (23/11/2022). 

SERAMBINEWS.COM, BAGHDAD - Pemerintah Irak mulai memindahkan pasukan keamanan di sepanjang perbatasan Iran dan Turkiye.

Pengeboman berulang kali dari kedua negara tetangga terhadap kelompok oposisi di wilayah otonomi Kurdistan Irak terus terjadi.

Pengumuman itu muncul untuk menanggapi khususnya Iran, yang secara terbuka mendesak langkah semacam itu.

Pihak berwenang telah memutuskan menetapkan rencana menempatkan kembali penjaga perbatasan Irak di sepanjang perbatasan Iran dan Turkiye.

Dilansir AFP, sebuah pernyataan dikeluarkan setelah pertemuan keamanan pemerintah oleh Perdana Menteri Mohammed Shia Al-Sudani.

"Inisiatif itu akan berkoordinasi dengan pemerintah wilayah Kurdistan dan kementerian Peshmerga,” tambah pernyataan itu, mengacu pada pasukan regional Kurdi yang ketuanya juga hadir pada pertemuan itu.

Baca juga: Turkiye Abaikan Seruan AS dan Rusia, Serangan Udara Hantam 500 Target Kurdi di Irak dan Suriah

Perbatasan Kurdistan Irak saat ini dijaga oleh peshmerga, yang bekerja di daerah tersebut di bawah arahan Kementerian Pertahanan Irak.

Iran menyalahkan kekuatan luar dan kelompok Kurdi yang diasingkan karena memicu gelombang protes yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini pada 16 September 2022.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian memperingatkan Teheran akan terus bertindak melawan ancaman dari luar negeri.

Operasi militer Iran di dalam Kurdistan Irak akan berlanjut sampai pasukan nasional Baghdad ditempatkan di perbatasan.

"Kami tidak perlu lagi bertindak untuk mempertahankan integritas teritorial kami," katanya.

Awal pekan ini, juru bicara kementerian luar negeri Iran, Nasser Kanani menyatakan harapan pemerintah Irak akan mengerahkan penjaga perbatasan di perbatasan bersama.

Sehingga Iran tidak harus mengambil tindakan pencegahan lain untuk mengusir ancaman.

Baca juga: Amerika Serikat dan Rusia Minta Turki Hentikan Serangan Udara ke Kurdi Suriah dan Irak

Pada Selasa (22/11/2022) delegasi Peshmerga bertemu dengan perwakilan kementerian dalam negeri dan pertahanan di Baghdad.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved