Breaking News:

Gempa di Cianjur

Korban Meninggal Gempa Bumi di Cianjur Capai 272 Orang, 107 Belum Teridentifikasi, 39 Masih Hilang

Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 107 korban jiwa belum diketahui identitasnya.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah petugas gabungan berhasil mengevakuasi satu keluarga yang tertimbun material tebing yang longsor di Jalan Raya Puncak, Kampung/Desa/Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Longsor di Kampung Cigenang ini dampak dari gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo pada Senin, 21 November 2022 sekitar pukul 13.15 WIB, yang mengakibatkan akses jalan terputus, serta sejumlah bangunan, kendaraan dan warga tertimbun. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Cianjur telah mencapai 272 orang hingga Kamis (24/11/2022) sore hari ini.

Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 107 korban jiwa belum diketahui identitasnya.

"Dari 272 ini yang sudah dapat diidentifikasi by name by address-nya ada 165 orang, sementara yang masih kita cari terus siapa ini jenazahnya identitasnya masih ada 107 jenazah," kata Suharyanto dalam konferensi pers, Kamis sore.

Suharyanto pun mengimbau kepada masyarakat yang merasa ke hilangan anggota keluarganya agar melapor dengan memberi informasi yang jelas kepada petugas di posko.

Informasi tersebut antara lain mencakup keterangan mengenai nama, tempat tinggal, ciri-ciri, usia, dan jenis kelamin.

Sementara, bagi masyarakat yang anggota keluarganya meninggal dunia dan telah teridentifikasi diimbau untuk segera mengurus surat keterangan kematian di fasilitas kesehatan setempat.

"Karena ini menyangkut terkait bantuan dan santunan atau asuransi jiwa misalnya itu semuanya salah satu syaratnya adalah surat kematian yang dikeluarkan dari fasilitas kesehatan setempat," ujar Suharyanto.

Suharyanto menambahkan, dengan bertambahnya jumlah korban meninggal dunia, korban yang berstatus hilang kini berjumlah 39 orang.

Ia mengatakan, 39 orang hilang itu terdiri atas 32 orang warga Desa Cijedil dan 7 orang warga yang sedang melintas di desa tersebut saat gempa mengguncang.

"Korban hilang ini semuanya sudah teridentifikasi nama dan keluarganya, sehingga ini untuk memudahkan pencarian yang dilaksanakan terus menerus," kata Suharyanto.

Di samping itu, Suharyanto melaporkan jumlah korban luka-luka hingga Kamis sore ini mencapai 2.046 orang sedangkan jumlah pengungsi sebanyak 62.545 orang.

Seperti diketahui, gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022) siang pukul 13.21 WIB.

Ada 15 kecamatan di Kabupaten Cianjur yang terdampak oleh gempa ini. BNPB mencatat setidaknya ada 56.311 rumah serta ratusan fasilitas yang rusak akibat gempa.

Baca juga: Kisah Dede Sumiati, Ibu Hamil 9 Bulan yang Meninggal dalam Reruntuhan Gempa Cianjur

Kunjungi Tenda Pengungsi Korban Gempa Cianjur, Jokowi Bagikan Uang Rp 5 Juta ke Tiap RT

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved