Breaking News:

Internasional

Presiden Erdogan Bersumpah Invasi Darat ke Suriah, Gempur Habis Kelompok Militan Kurdi

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan bersumpah akan memerintahkan invasi darat ke Suriah utara.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan 

SERAMBINEWS.COM, QAMISHLI - Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan bersumpah akan memerintahkan invasi darat ke Suriah utara.

Dilaporkan, Turkiye akan terus menargetkan kelompok-kelompok Kurdi, di tengah kekerasan perbatasan selama bertahun-tahun dan serangan udara Turki berulang kali.

Turkiye telah meluncurkan rentetan serangan udara terhadap sasaran yang dicurigai militan Kurdi di Suriah utara dan Irak dalam beberapa hari terakhir ini.

Hal itu sebagai pembalasan atas pemboman 13 November 2022 yang mematikan di Istanbul yang dituding Ankara dilakukan oleh kelompok Kurdi.

Dilansir AFP, Kamis (24/11/2022), kelompok Kurdi membantah terlibat dalam pengeboman Istanbul.

Kurdi mengatakan serangan udara Turki telah membunuh warga sipil dan mengancam perang melawan kelompok ISIS.

Baca juga: Turkiye Abaikan Seruan AS dan Rusia, Serangan Udara Hantam 500 Target Kurdi di Irak dan Suriah

Sekutu Ankara, khususnya Rusia, telah berusaha untuk mencegah serangan darat.

Tetapi Erdogan mengatakan dalam pidatonya kepada legislator partainya yang berkuasa di Ankara operasi udara hanyalah permulaan.

Dia menegaskan Turkiye bertekad menutup semua perbatasan selatan dengan jalur keamanan yang akan mencegah kemungkinan serangan terhadap negaranya.

Turkiye telah melakukan serangkaian serangan ke Suriah sejak 2016 dan telah menguasai sebagian Suriah utara.

Erdogan mengatakan serangan militer baru, yang direncanakan berlangsung pada waktu yang paling nyaman.

Dia mengatakan akan menargetkan wilayah Tel Rifaat, Manbij dan Kobani, yang juga dikenal dengan nama Arabnya Ayn Al Arab.

Baca juga: Militan Kurdi Balas Serangan Udara Turkiye, Lima Roket Hantam Distrik Perbatasan, Tiga Orang Tewas

“Harinya sudah dekat ketika terowongan beton yang digunakan para teroris untuk keselamatan akan menjadi kuburan mereka,” katanya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved