Breaking News:

Ketahanan Pangan

Tim Satgas Pangan Aceh Tinjau Penyalur Pangan Penerima Subsidi Ongkos Angkut

Surya Rayendra menyatakan, dalam pelaksanaan program dan kegiatan pengendalian inflasi daerah dan harga pangan yang melonjak dampak dari kenaikan BBM

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Dinas pangan bersama Satgas Pangan Aceh, Tim JPN Kejati Aceh, Disperindag dan Biro ekonomi Setda Aceh melakukan pemantauan terhadap harga bahan pangan yang mendapat bantuan ongkos angkut di Pasar Lambaro Aceh Besar. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Satgas Pangan Aceh, terdiri atas Reskrimsus Polda Aceh, Kejati, Kadisperindag, Dinas Pangan Aceh, Distanbun, Dishub, DKP, BI, BPS, Biro Ekonomi Setda Aceh dan anggota lainnya, melakukan kunjungan ke lokasi penyalur minyak goreng curah, penyalur telur ayam, penyalur gula pasir, penerima subsidi ongkos angkut pangan di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar.

“Misi dari peninjau ini adalah untuk mengecek, apakah harga pangan yang ongkos angkutnya sudah disubsidi, harga jual ecerannya di bawah harga pasar normalnya,” kata Plt Kadis Pangan Aceh, Surya Rayendra kepada Serambinews.com, Kamis (24/11/2022) di Banda Aceh.

Surya Rayendra menyatakan, dalam pelaksanaan program dan kegiatan pengendalian inflasi daerah dan harga pangan yang melonjak dampak dari kenaikan BBM dan perubahan iklim yang sangat ekstrem, ada beberpa upaya dan kegiatan yang telah dilakukan Pemerintah Aceh.

Dinas Pertanian Aceh Selatan Tanam 3 Hektar Bawang Merah, Tekan Inflasi dan Ketahanan Pangan

Untuk pengendalian harga pangan daerah, kata Surya Rayendra, Dinas Pengan Aceh, telah melakukan kegiatan Pasar Murah di 11 Lokasi tersebar di 9 Kabupaten/Kota.

Kecuali itu, memberikan subsidi ongkos angkut bahan pangan kepda penyalur dan pemasok bahan pangan ke Aceh, agar harga jual pangan di Aceh, tidak mahal.

Adapun komoditi pangan yang diberikan subsidi ongkos angkut adalah, minyak goreng curah, telur ayam ras, gula pasir, beras dan lainnya.

Program dan kegiatan pemberian subsidi ongkos angkut itu sudah berjalan, kata Surya Rayendra, Tim Satgas Pangan Aceh, ingin mengecek langsung apakah komoditi pangan yang ongkos angkutnya diberikan subsidi, apakah harga jual ecerannya berada di bawah harga pasaran umum?

Tim dari Reskrimsus Polda Aceh dan Kejaksaan Tinggi Aceh, yang hadir dan berkunjung ke lokasi penyalur minyak goreng dan telur ayam penerima subsidi ongkos angkut, di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, melakukan wawancara dengan penyalur minyak goreng dan telur ayam UD Zainun dan UD Syukur Nikmat, serta penerima lainnya.

Kedua penyalur minyak goreng dan telur ayam itu melaporkan, setelah mereka menerima subsidi ongkos angkut dari Dinas Pangan Aceh, harga jual minyak goreng dan telur ayam kepada pedagang ecer dan masyarakat, berada dibawah harga normalnya.

Misalnya minyak goreng curah dijual dengan harga Rp 12.500 – Rp 12.800/Kg, harga normalnya berkisar Rp 13.500/Kg. Telur ayam ras dijual Rp 425.000 – Rp 440.000/ikat (300 butir), dibawah harga normalnya Rp 480.000/ikat. Gula pasir dijual Rp 630.000/sak (50 Kg), dibawah harga normalnya Rp 635.000 – Rp 640.000/saak (50 Kg) atau Rp 12.600/Kg, harga jual eceran saat ini Rp 15.000/Kg.

Plt Kadis Pangan Aceh, Surya Rayendra mengatakan, penyalur pangan penerima subsidi ongkos di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, sangat komit dalam penetapan harga jual komoditi pangan yang diberi subsidi ongkos angkut.

“Tapi, jika jadwal pelaksanaannya tidak berjalan secara terjadwal, atau hanya sesaat saja, pangan yang sudah stabil dan murah itu, akan kembali melonjak, pada saat subsidi ongkos harga angkutnya tidak diberlakukan lagi,” ujar Syahril, pelaku usaha UD Zainun.

Surya mengatakan, program dan kegiatan subsidi ongkos angkut untuk komoditi pangan yang mempengaruhi angka inflasi ataua Indek Harga Konsumen (IHK) Kelompok Pangan, baru dilaksanakan Dinas Pangan Aceh, bulan Oktober dan Nopember 2022 ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved