Breaking News:

Berita Banda Aceh

Sejumlah Daerah di Aceh Masih Berpotensi Terjadi Hujan Lebat, Ini Data Terbaru dari BMKG

BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mencatat dalam beberapa hari kedepan, sejumlah daerah di Aceh masih berpotensi terjadi hujan lebat, Sabtu

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Foto Ilustrasi - Pondok wisata di kawasan danau Anak Laut Singkil Utara, Aceh Singkil, tetap dipadati pengunjung memadati hujan mengguyur sepanjang, Kamis (5/5/2022). 

Laporan Indra Wijaya | Jantho

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mencatat dalam beberapa hari kedepan, sejumlah daerah di Aceh masih berpotensi terjadi hujan lebat, Sabtu (26/11/2022).

Kasi Data BMKG Kelas I SIM Blang Bintang, Zakaria mengatakan, potensi hujan lebat disertai petir itu terjadi meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, sebagian kota langsa dan sebagian Lhokseumawe.

Ia menjelaskan, keempat daerah tersebut berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir dengan kecepatan angin antara 10 hingga 20 kilometer/jam, dengan kelembaban udara antara 65-95 persen. 

Dikatakan Zakaria, meningkatkan suplai air itu juga berkontribusi terhadap tumbuh nya awan-awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan sedang hingga disertai kilat dan angin kencang.

Baca juga: Ratusan Perkara Istri Minta Cerai Masuk Ke Mahkamah Syariyah Jantho Aceh Besar, Ini Alasannya

"Sementara daerah lainnya itu berpotensi terjadi hujan ringan dan juga cerah, cerah berawan," kata Zakaria kepada Serambi.

Sementara untuk gelombang laut, ia mengatakan kondisi perairan Aceh baik untuk penyebarangan dan sebagainya masih terpantau normal. 

"Tapi untuk perairan Utara Sabang, Samudera Hindia Barat Aceh dan sekitarnya ketinggian gelombang mencapai 2,50 meter," ungkapnya.

Baca juga: Sapi Warga Simpang Tiga Pidie Ditemukan Mati Diracun Pencuri, Begini Penjelasan Polisi

Karena hal tersebut, BMKG menghimbau agar masyarakat untuk waspada terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat juga diminta untuk waspada akan potensi pohon tumbang.

Selain itu, untuk beberapa di daerah juga agar waspada akan potensi banjir genangan maupun banjir luapan. Terutama bagi masyarakat yang berada di tepi sungai. Terlebih di daerah pegunungan agar waspada akan adanya tanah longsor

"Kemudian untuk para nelayan diminta waspada saat pergi melaut. Nelayan diminta agar selalu membawa alat keselamatan diri serta tidak melaut saat melihat awan gelap," pungkasnya.(*)

Baca juga: Murid SD Ini Viral Gegara Tulis Surat Sakit ke Guru Wali Kelas, Isinya Bikin Shock

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved