Breaking News:

Berita Banda Aceh

Dikukuhkan Sebagai Pengurus MPPI, Habiburrahman Jabat Koordinator Wilayah

Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) periode 2022-2027 resmi dikukuhkan.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Habiburrahman STP MSc juga masuk jajaran pengurus pusat ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah yang meliputi tiga wilayah yaitu barat, tengah, dan timur. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) periode 2022-2027 resmi dikukuhkan.

Acara pengukuhan berlangsung di Auditorium Gedung Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Jalan Denpasar Kav D III, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (30/11/2022). 

Mereka yang dikukuhkan yaitu Ketua Dewan Penasihat, Prof Dr M Jafar Hafsah, Ketua Dewan Pembina, Prof Dr Rachmat Pambudy dan Ketua Dewan Pakar, Dr Dwi Asmono.

Sementara pengurus harian diketuai Dr Ir He Herman Khaeron MSi, Sekretaris Ir Ardhie Widihartho, Direktur Eksekutif Ir HME Achdijat Basari BSc, dan Bendahara Benediktus Tomi serta pengurus teras lainnya. 

Baca juga: Senator DPD RI asal Aceh Ingatkan Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas Menolak Isu LGBT

Baca juga: Lowongan Kerja di Banda Aceh dan Lhokseumawe Sepanjang Desember 2022, Catat Loker dan Deadlinenya

Dari sejumlah pengurus, salah satu putra Aceh, Habiburrahman STP MSc juga masuk jajaran pengurus pusat ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah yang meliputi tiga wilayah yaitu barat, tengah, dan timur.

Habib saat ini menjabat Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (BPSBTPHP) Distanbun Aceh. 

Pada kegiatan tersebut juga menghadirkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai keynote speaker.

Erick Thohir dalam kesempatan itu pada intinya mengatakan pihaknya mengajak masyarakat perbenihan untuk kerja sama mewujudkan kemandirian perbibitan.

Menurutnya, hal ini salah satu kunci dalam pembangunan ekosistem pangan nasional karena pangan merupakan jantungnya pembangunan. 

"Apabila bangsa Indonesia menginginkan kemandirian pangan, maka pasokan benihnya harus tersedia," katanya.(*)

Baca juga: Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Sudah Dimulai, Ada 30 Perusahaan yang Buka Lowongan, Ini Daftarnya

Baca juga: Heboh Pernyataan Jokowi Sebut Rambut Putih, Dalam Islam Rambut Putih Termasuk Tanda Ajal Sudah Dekat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved