Breaking News:

Pertumbuhan Ekonomi

IPM Aceh Tahun 2022 Naik Lagi, Pendapatan per Kapita Orang Aceh Tumbuh 4,08 Persen

Selama 2010-2022, sebut Ahmad Riswan Nasution, IPM Aceh rata-rata meningkat sebesar 0,68 poin, dari 67,09 pada tahun 2010 menjadi 78,80 pada tahun 202

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
THINKSTOCKS
ILUSTRASI pertumbuhan ekonomi. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala BPS Aceh, Ahmad Riswan Nasution mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Aceh, naik lagi sebesar 0,62 poin atau 0,86 persen dari 72,18 tahun 2021 menjadi 72,80, pada tahun 2022.

“Peningkatan IPM tersebut terjadi pada semua komponen, baik kualitas kesehatan, pendidikan maupun pengeluaran per kapita tumbuh sebesar 4,08 persen dari Rp 9.572.000/tahun naik menjadi 9.963.000/tahun,” kata Kepala BPS Ahmad Riswan Nasution dalam berita resmi yang dikeluarkan, Kamis (1/12/2022).

Selama 2010-2022, sebut Ahmad Riswan Nasution, IPM Aceh rata-rata meningkat sebesar 0,68 poin, dari 67,09 pada tahun 2010 menjadi 78,80 pada tahun 2022 ini dan dalam dua tahun terakhir ini 2020 – 2022 tumbuh sebesar 0,86 persen, lebih tinggi jika dibnandingkan dengan kenaikan pada periode 2020-2021 hanya tumbuh sebesar 0,26 persen.

Sejak tahun 2016, kata Ahmad Riswan Nasution, IPM Aceh meningkat dilevel sedang, tapi mulai tahun 2021 – 2022, setelah covid 19, meningkat di level tinggi, seiring dengan perbaikan kinerja ekonomi yang berpengaruh positif terhadap indikator konsumsi ril per kapita, yang disesuaikan.

Zulhas Kabur Saat Ditanya Kasus Suap Rektor Unila

Ahmad Riswan Nasution menjelaskan, IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan dan standar hidup layak. Oleh karena itu, peningkatan capaian IPM tidak terlepas dari peningkatan setiap dimensi penyusunnya.

Yaitu, Umur harapan Hidup saat lahir orang Aceh pada tahun 2022 sudah mencapai 70,18 persen, kemudian harapan lam sekolah 14,37 persen, selanjutnya rata-rata lama sekolah 9,44 tahun dan pengeluaran perkapita yang disesuaikan sudah mencapaia Rp 9.963.000. Sehingga ketika empat unsur penyusun tadi dijumlahkan hasilnya mencapai 72,80 persen.

Pencapaian pembangunan manusia di tingkat kabupaten/kota Provinsi Aceh, kata Ahmad Riswan Nasution, cukup bervariasi. IPM pada kabupaten/kota berkisar antara 66,20 persen (Kota Subulussalam) hingga 86,28 (kota banda Aceh. Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat berkisar antara 64,30 tahun (Kota Subulussalam) higga 71,87 tahun (Kota Lhokseumawe).

Sementra pada dimensi pengetahun berkisar antara 13,06 tahun (Kabupaten Aceh Timur) hingga 17,81 tahun (Kota Banda Aceh). Rata-rata lama sekolah berkisar antara 8,22 tahun (Kota Subulussalam) hingga 13,03 tahun (Kota Banda Aceh). Sedangkan pengeluaran ril per kapita yang disesuaikan ditingkat kabupaten/kota, antara Rp 7.371 juta per tahun (Kabupaten Simeulue) hingga 17.228 juta per tahun (Kota Banda Aceh.

Status capian pembangunan manusia menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh pada tahun 2022, tidak terdapata perubahan dari tahun sebelumnya.Jumlah kabupaten/Kota berstatus sedang sebanyak 7 kabupaten/kota dan yang berstatus tinggi terdpat di 15 kabupaten/kota.

Yaitu, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Jaya, Bener Meriah, Pidie Jaya, Sabang, Langsa, Lhokseumawe. Kota Banda Aceh, satu-satu kabupaten kota yang berstatus sangat tinggi di Aceh. Dan periode ini, ada lima daerah yang kemajuan pembangunan manusianya paling cepat, yaitu Subulussalam 1,42 persen, Aceh Tamiang 1,37 persen, Aceh Timur 1,31 persen, Simulue 1,29 persen dan Aceh Tenggara 1,24 persen.(*)

Lowongan Kerja di Banda Aceh dan Lhokseumawe Sepanjang Desember 2022, Catat Loker dan Deadlinenya

Mata Lokal Memilih Hari Ke-16, Mahyuddin dan Zulfahrija Dapat Hadiah Menarik dari Serambi

Jadwal Live Streaming SCTV Kosta Rika vs Jerman Piala Dunia 2022, Prediksi Skornya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved