Breaking News:

Bibit Unggul

Petai Aceh Besar dan Kopi Gayo 3, Dilepas jadi Bibit Unggul Nasional, Peluang Usaha Baru bagi Petani

Setelah Kementan melepas kedua bibit hortikultura itu, menjadi bibit kopi dan petai unggul nasional, kita berharap ada aksi lanjutannya dari pemerinta

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Pada tahun anggaran 2022 ini, ada dua jenis bibit tanaman hortikultura asal Aceh yang telah di SK-kan Kementan untuk dilepas menjadi bibit unggul nasional, yaitu Petai Aceh Besar dan Kopi Gayo 3. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pada tahun anggaran 2022 ini, ada dua jenis bibit tanaman hortikultura asal Aceh yang telah di SK-kan Kementan untuk dilepas menjadi bibit unggul nasional, yaitu Petai Aceh Besar dan Kopi Gayo 3.

“Setelah Kementan melepas kedua bibit hortikultura itu, menjadi bibit kopi dan petai unggul nasional, kita berharap ada aksi lanjutannya dari pemerintah daerah setempat untuk mengembangannya menjadi peluang usaha bagi petani setempat,” kata Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah yang didampingi Kepala UPTD Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Hortikultura Distanbun Aceh, Habiburrahman, STP, MSi kepada Serambi, Rabu (30/11/2022) di Banda Aceh.

Cut Huzaimah mengatakan, kenapa pemda setempat perlu melanjutkan pengembangan bibit varitas unggul yang telah di SK-kan Kementan ? Alasannya supaya populasi bibit tersebut berkembang dan tidak punah.

Heboh Pernyataan Jokowi Sebut Rambut Putih, Dalam Islam Rambut Putih Termasuk Tanda Ajal Sudah Dekat

“Ada beberapa bibit hortikultura asal Aceh yang sudah di SK-kan Kementan, menjadi varietas unggul nasional, seperti bibit kuini asal Gayo Lues, informasi laporan lanjutan pengembangbiakan bibit tanamannya tidak lagi terdengar, apakah tanamannya masih dikembangkan atau sudah berhenti, kami belum tahu,” ujar Cut Huzaimah.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, kata Cut Huzaimah, sangat berharap, bibit tanaman hortikultura yang sudah di SK kan Kementan menjadi bibit varitas unggul nasional dan sudah bisa dilepas atau dibisniskan, harusnya Pemda setempat melanjutkan pengembangannya dan menjadikannya sebagai peluang usaha baru bagi kelompok tani setempat.

VIDEO Warga Ketol Kepung DPRK Aceh Tengah, Bawa Kotoran Gajah Liar

Seperti bibit varietas unggul Jengkol Abdya. Setelah Kementan meng-SK-kan bibit jengkol Abdya itu menjadi bibit jengkol unggul nasional, Pemkab Abdya, langsung membiayai pengembangan bibit jengkol tersebut, yang kemudian diikuti dengan penerbitan lebel biru oleh UPTD Balai Pengawas dan Sertifikat Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Distanbun Aceh, sebanyak 750.000 batang bibit jengkol vartitas unggul Abdya.

Bibit jengkol varitas unggul Abdya itu, kata Kepala UPTD Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Distanbun Aceh, Habiburrahman, bibit varietas unggul Jengkol Abdya, sudah diperdagangkan oleh kelompok taninya, sampai ke luar Aceh. Antara lain ke wilayah Sumut dan Pulau Jawa.

Dalam tahun 2022 ini, lanjut Habiburrahman, pihaknya sedang memproses beberapa bibit tanaman hortikultura lainnya di Aceh, untuk bisa dilepas dan dijadikan varietas unggul nasional.

Seniman Lhokseumawe dan Sekitarnya Gelar Konser Amal untuk Korban Bencana Aceh di Kafe BC Cunda

Antara lain Alpukat Varitas Asiva Sabang dan Salak Sabang, tahapannya baru sampai tanda daftar di Kementan.

Kemudian bibit Durian Kalou Aceh Tamiang, tahapannya baru tanda daftar, Jengkol varitas Lembah Kuali, Aceh Jaya, tahapannya tunggu ke luar SK Kementan, Durian Varitas Mas Ajay (Aceh Jaya), tahapannya baru tanda daftar, padi varietas lokal Erhas Simodede, tahapannya baru tanda daftar.

Kecuali itu, lanjut Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Habiburrahman, ada satu lagi varietas unggul bibit hortikultura yang sudah di lepas Kementan yaitu Bawang Merah Gayo.

Pelepasannya dilakukan pada tahun 2019 lalu dan sudah diproduksi mecapai 45 ton, untuk dijadikan bibit unggul oleh petani bawang merah di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Di Aceh Timur, kata Habiburrahman, ada dua jenis bibit unggul tanaman ubi kayu, yang diusulkan menjadi bibit varitas unggul, yaitu bibit ubi kayu Bidari dan Sibereh.

Statusnya saat ini, sudah tanda daftar, dan menurut aturannya, bibit ubi kayu itu sudah boleh dikembangkan untuk wilyah Aceh.

Pada masa Pemerintahan Bupati Aceh Timur, Tgk Hasballah Bin H M Thaib, alias Rocky, kedua jenis bibit ubi kayu itu, akan dikembangkan secara meluas, karena permintaan pasar lokal dan luarnya cukup tinggi.(*)

VIDEO Bharada E Ungkap Ada Sosok Wanita Menangis di Rumah Ferdy Sambo

VIDEO Ibu Dilaporkan Putrinya ke Polisi, Tak Terima Dimarahi Chat Kelewat Batas dengan Lawan Jenis

Ketua KONI Banda Aceh Serahkan Bonus Rp 20 Juta untuk Anggota PWI Aceh Peraih Medali Emas Porwanas

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved