Breaking News:

Berita Banda Aceh

Satu Unit Ruko di Kompleks Pesantren Darul Ulum, Banda Aceh Ludes Terbakar

Bangunan ruko permanen 3 lantai itu merupakan milik Isra (50), yang menjual sejumlah perlengkapan. Ruko yang terbakar itu berdempetan dengan ruko...

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
FOR SERAMBINEWS.COM
Satu unit bangunan ruko hangus terbakar pada, Sabtu (3/12/2022) pukul 14:15 WIB. Bangunan itu berada di Kompleks Pertokoan Pesantren Darul Ulum, Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. 

Bangunan ruko permanen 3 lantai itu merupakan milik Isra (50), yang menjual sejumlah perlengkapan. Ruko yang terbakar itu berdempetan dengan ruko lainnya.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Satu unit bangunan ruko hangus terbakar, pada Sabtu (3/12/2022) pukul 14:15 WIB. 

Bangunan itu berada di Kompleks Pertokoan Pesantren Darul Ulum, Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Bangunan ruko permanen 3 lantai itu merupakan milik Isra (50), yang menjual sejumlah perlengkapan.

 Ruko yang terbakar itu berdempetan dengan ruko lainnya.

Namun, beruntung api tak merayap ke bangunan lainnya.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh yang mendapatkan informasi kebakaran, langsung mengerahkan petugas dan mobil pemadam kebakaran ke lokasi. 

Guna melakukan pemadaman api.

Kepala DPKP Banda Aceh, Muhammad Hidayat mengatakan, setelah mendapatkan informasi kebakaran di Pesantren darul Ulum, pihaknya langsung mengerahkan pemadam kebakaran ke lokasi. 

Baca juga: Terjadi Kebakaran Lahan di Kota Lhokseumawe

Armada sudah tiba di lokasi, hanya 7 menit setelah laporan.

Katanya, ada dua armada pemadam kebakaran yang dikerahkan, yaitu dari posko induk dan Pos Pelangi. 

Karena api belum sempat men jalar ke bangunan lain di sebelahnya, proses pemadaman pun berlangsung dengan cepat.

“Sekiranya pukul 14.40 WIB api dapat dipadamkan dan selanjutnya dilakukan upaya pendinginan, dan selesai bertugas armada kembali ke pos pukul 14.50 WIB,” ujar M Hidayat.

Proses pemadaman itu juga ikut dibantu warga setempat dan penghuni pesantren modern tersebut.

 Berdasarkan bukti di lapangan, kebakaran itu diduga karena korsleting arus pendek pada stop kontak. (*)

Baca juga: Kerap Terjadi Kebakaran, Ketua DPRK Ingatkan Semua Pihak Siaga

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved