Breaking News:

Internasional

Maroko Miliki Energi Angin dan Matahari Terbesar, Rencana Inggris Bangun Kabel 3.800 Km Ditunda

Gejolak politik di London telah menunda rencana ambisius Inggris-Maroko untuk menyediakan energi angin dan energi matahari kepada Inggris melalui

Editor: M Nur Pakar
Anadolu Agency
Sistem Energi Matahari dan Keunggulannya 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Gejolak politik di London telah menunda rencana ambisius Inggris- Maroko untuk menyediakan energi angin dan energi matahari kepada Inggris melalui kabel dari Gurun Sahara.

The Observer, Senin (5/12/2022) melaporkan usaha Xlinks senilai £18 miliar atau $22 miliar diharapkan akan beroperasi pada tahun 2027.

Dimana, akan memasok Inggris dengan 8 persen kebutuhan energinya dari pembangkit listrik tenaga angin dan matahari yang sangat besar di padang pasir melalui kabel sepanjang 3.800 km.

Sehingga, akan memberi daya listrik untuk sebanyak 7 juta rumah pada tahun 2030.

Maroko merupakan pemimpin pasar yang mapan dalam industri tenaga angin, surya, dan pembangkit listrik tenaga air, dan nomor dua setelah Mesir untuk intensitas matahari, ukuran pembangkit listrik.

Tetapi tautan tersebut telah ditunda hingga setidaknya akhir 2023, The Observer melaporkan.

Baca juga: Uni Emirat Arab dan Mesir Sepakati Pembangunan Proyek Energi Angin Terbesar di Dunia

Sir Dave Lewis, ketua eksekutif proyek mengatakan gejolak politik baru-baru ini di Inggris yang menyebabkan tiga perdana menteri berkuasa dalam waktu kurang dari enam bulan telah memperlambat kemajuannya.

“Kami menghabiskan waktu lama dengan sekretaris bisnis saat itu , Kwasi Kwarteng yang berkata:

'Kami sangat menyukainya tetapi harus melalui Departemen Keuangan."

"Ada tinjauan dengan Departemen Keuangan, Kantor Kabinet dan departemen bisnis, yang sangat positif."

“Kemudian kami kembali kepada mereka untuk memulai perincian dan dunia politik meledak dan, akibatnya, semuanya berhenti."

"Dan semua orang telah berubah, jadi seperti Anda memulai lagi,” tambahnya.

“Waktu penting bagi Inggris untuk memenuhi ambisi nol bersihnya, untuk mengamankan pasokan energi dan mengurangi tagihan," jelasnya.

"Kami telah kehilangan satu tahun," katanya.

Baca juga: Arab Saudi Sepakat Dengan Mesir, Bangun Listrik Energi Angin, Interkoneksi Kedua Negara

Kabel yang mengangkut listrik akan membentang di sepanjang garis pantai Maroko, kemudian sepanjang Portugal, Spanyol utara, dan Prancis barat sebelum berputar di sekitar Kepulauan Scilly Scilly.

Selanjutnya, berakhir di daerah Inggris di Devon, tempat Xlinks telah menyetujui koneksi 1,8 gigawatt.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved