Breaking News:

Internasional

Pesawat Tempur Israel Serang Jalur Gaza AS Blak-blakan Dukung Negara Palestina

Pesawat-pesawat tempur Israel menyerang Jalur Gaza setelah sebuah roket mendarat di Israel selatan

Editor: bakri
HAZEM BADER/AFP
Warga Palestina membawa jenazah Omar Manaa (22) yang ditembak mati oleh pasukan Israel dalam bentrokan di kamp pengungsi Dheisheh, Tepi Barat, Senin (5/12/2022). 

GAZA - Pesawat- pesawat tempur Israel menyerang Jalur Gaza setelah sebuah roket mendarat di Israel selatan.

Serangan ini dilakukan di tengah tingginya ketegangan di Tepi Barat yang diduduki, di mana 10 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel sejak pekan lalu.

Militer Israel mengatakan, serangan udara pada Minggu (4/12/2022) dini hari menargetkan fasilitas pembuatan senjata dan terowongan bawah tanah milik Hamas.

“Serangan semalam kelanjutan dari upaya untuk menghambat pembangunan pasukan,” kata tentara Israel mengacu pada Hamas, menurut laporan AP dilansir dari Al Jazeera.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas roket yang jatuh di Israel, insiden pertama kali terjadi dalam sebulan.

Menurut militer Israel, roket tersebut mendarat di area terbuka dekat pagar pemisah Israel pada Sabtu (4/12/2022) malam.

Tidak ada korban atau kerusakan properti yang dilaporkan.

Serangan udara di Gaza juga terjadi menyusul kemarahan atas penembakan dari jarak dekat terhadap seorang pemuda Palestina, Ammar Mufleh (23 tahun).

Pembunuhan itu dilakukan oleh seorang tentara Israel di siang bolong pada Jumat (2/12/2022) dan terekam dalam video.

Rekaman mengerikan itu memicu kemarahan yang luas di kalangan warga Palestina, yang kemudian menyerukan media sosial untuk meningkatkan perlawanan terhadap pendudukan Israel.

Kementerian luar negeri Palestina mengutuk penembakan Mufleh sama saja dengan eksekusi.

Para aktivis Palestina serta pengguna media sosial menggunakan tagar "Eksekusi Huwara" dalam bahasa Arab, menyerukan tanggapan atas kejahatan yang dilakukan oleh pasukan Israel.

Baca juga: Warga Jalur Gaza Gerah Atas Blokade Israel dan Mesir Atas Pasokan Listrik, Bangun Tenaga Surya

Baca juga: PBB Bantu Tablet Komputer Kepada Anak-Anak Jalur Gaza, Buka Dunia Dari Cengkeraman Israel

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan dia sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan di Tepi Barat yang diduduki.

“Selama hari-hari terakhir saja, 10 warga Palestina telah dibunuh oleh ISF (Pasukan Keamanan Israel).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved