Selasa, 9 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Produksi Gabah Aceh 1,5 Juta Ton Pada Tahun 2022, Manfaatkan Jerami untuk Pupuk

BPS Aceh memperkirakan, produksi gabah kering giling (GKG) di Aceh tahun 2022 sekitar 1.533.138,08 ton, setara dengan 883.214,61 ton beras

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Rapat Evaluasi Kegiatan Tanaman Pangan Tahun 2022 yang digelar di Hotel Kiryad Banda Aceh, Senin (5/12/2022). 

BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh memperkirakan, produksi gabah kering giling (GKG) di Aceh tahun 2022 sekitar 1.533.138,08 ton, setara dengan 883.214,61 ton beras.

Produksi itu dihasilkan dari lahan seluas 276.622 hektare.

“Dengan perkiraan hasil panen gabah sebanyak 1,5 juta ton atau 883.214, 61 ton beras itu dan konsumsi setahun 666.924,46 ton, pada tahun ini, Aceh masih mengalami surplus beras 216.290,15 ton,“ Wahyu dari BPS Aceh dalam Rapat Evaluasi Kegiatan Tanaman Pangan Tahun 2022, di Hotel Kiryad Banda Aceh, Senin (5/12/2022).

Kegiatan itu dibuka Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Azamuddin Kurnia.

Rapat evaluasi tersebut dihadiri 60 peserta dari Distanbun kabupaten/kota.

Wahyu menjelaskan, dari 23 kabupaten/kota, hanya Kota Sabang yang laporan luas panennya belum tercatat.

Kota Banda Aceh luas panen tahun 2022 13 hektare dengan produksi GKG 72,69 ton atau setara 41,89 ton beras.

Sementra konsumsi berasnya 33.799,84 ton, jadi minus beras tahun ini sebanyak 33.757,95 ton.

Sementara ada beberapa daerah sentra produksi seperti Aceh Besar dan Aceh Utara, surplus beras cukup besar karena lahan tanam yang cukup luas.

Aceh Utara luas panen mencapai 54.724 hektare, dengan produksi GKG 318.432,63 ton atau setara dengan 183.443,58 ton beras.

Sedangkan untuk konsumsi 76.776,70 ton, sehingga surplus beras 106.666,88 ton.

Baca juga: Memasuki Musim Panen Raya, Harga Gabah di Abdya Mulai Turun

Baca juga: Bulog akan Serap Gabah Petani Untuk Amankan Harga Beras

Aceh Besar mengalami surplus beras sebanyak 115.631 ton, dari luas areal 35.460 hektare, dengan produksi GKG 200.721,07 ton atau setara 115.631,95 ton, dengan konsumsi 52.611,42 ton.

Sementara Pidie surplus beras 53,754 ton, Pidie Jaya 30.490,81 ton, Aceh Timur 23.597,33 ton, Bireuen 20.542,92 ton, Abdya 20.271 ton, 92 ton, Aceh Jaya 15.728,30 ton, Aceh Tenggara 14.372,18 ton.

Sedangkan Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Nagan Raya, Bener Meriah, Sabang, Langsa, Lhokseumawe dan Subulussalam belum mampu memberikan surplus beras.

Pada tahun 2022 ini, sebut Wahyu, ada beberapa daerah memberikan sumbangan tambahan luas areal panen, yaitu Aceh Tamiang seluas 2.530 hektare atau 17,80 persen, dari realisasi tanam tahun lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved