Breaking News:

Internasional

KTT India-Asia Tengah Fokuskan Afghanistan, Cegah Jadi Tempat Perkembangan Kelompok Teroris

India dan empat negara Asia Tengah menegaskan Afghanistan tidak boleh digunakan untuk tindakan teroris apapun.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pos perbatasan tentara Pakistan, dekat Afghanistan. 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - India dan empat negara Asia Tengah menegaskan Afghanistan tidak boleh digunakan untuk tindakan teroris apapun.

Hal itu menyusul pertemuan keamanan perdana yang berfokus pada penanggulangan terorisme dan menjaga stabilitas di kawasan itu.

Penasihat Keamanan Nasional India Ajit Doval menjamu rekan-rekannya dari Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan di New Delhi.

Mereka mengikuti pertemuan puncak KTT India-Asia Tengah yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada Januari 2022.

Afghanistan menjadi agenda utama pada Selasa (6/12/2022), mirip dengan fokus KTT awal tahun ini.

Para pejabat menyuarakan keprihatinan tentang situasi yang berkembang di negara yang dilanda krisis itu.

“Afghanistan menjadi masalah penting bagi kita semua,” kata Doval.

Baca juga: Ledakan Bom Hancurkan Madrasah di Afghanistan, 16 Orang Tewas dan 24 Lainnya Terluka

“Kami bertemu pada saat pergolakan besar dalam hubungan internasional dan ketidakpastian tentang masa depan," tambahnya.

India tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Afghanistan dan menutup kedutaannya di Kabul pada Agustus tahun lalu setelah pasukan pimpinan AS meninggalkan negara itu dan Taliban mengambil alih.

New Delhi telah menghabiskan miliaran dolar untuk infrastruktur dan bantuan kemanusiaan di Afghanistan setelah rezim Taliban sebelumnya digulingkan dalam invasi pimpinan AS pada 2001.

Deklarasi bersama yang dikeluarkan setelah pembicaraan menekankan wilayah Afghanistan tidak boleh digunakan untuk berlindung, melatih, merencanakan, atau mendanai tindakan teroris apapun.

India dan negara-negara Asia Tengah, yang dalam pertemuan ini tidak menyertakan Turkmenistan, juga menunjuk situasi kemanusiaan yang memburuk di Afghanistan.

Mereka menyerukan tindakan untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyatnya.

Baca juga: Ledakan Bom di Afghanistan Barat saat Shalat Jumat, Tewaskan Ulama Pro-Taliban dan Belasan Warga

Kepala keamanan mereka juga membahas konektivitas untuk meningkatkan perdagangan dan meningkatkan interaksi yang lebih dekat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved