Breaking News:

Internasional

Komunitas Arab Saudi-Tiongkok Siap Ciptakan Era Baru Dunia, Situasi Saat Ini Sudah Tidak Menentu

Komunitas Arab Saudi-Tiongkok yang dibentuk saat kunjungan Presiden Xi Jinping ke Arab Saudi telah siap membentuk era baru dunia.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Presiden China Xi Jinping dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed Bin Salman melakukan pertemuan di Riyadh, Arab Saudi, Kamis (8/12/2022) 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Komunitas Arab Saudi-Tiongkok yang dibentuk saat kunjungan Presiden Xi Jinping ke Arab Saudi telah siap membentuk era baru dunia.

Hal itu terkait masalah regional dan internasional, dimana kedua belah pihak menyambut baik penyelenggaraan KTT Tiongkok-Dewan Kerjasama Teluk (GCC) pertama, dan KTT Arab-Tiongkok pertama di Riyadh.

KTT tersebut diharapkan akan mencapai tujuan yang diinginkan untuk melayani hubungan Teluk dan Arab-Cina.

Mereka juga menekankan mengadakan KTT Tiongkok-GCC dan KTT Arab-Tiongkok sangat penting mengingat situasi internasional saat ini.

Keduanya menegaskan dukungan mereka untuk prakarsa komunitas Tiongkok-Arab dengan masa depan bersama di era baru dunia, seperti dilansir SPA, Jumat (9/12/2022.

Selain itu, mereka memuji peran penting Forum Kerjasama China-Arab dalam mempromosikan kerjasama kolektif antara China dan negara-negara Arab.

Dimana menyatakan kesediaan untuk berpartisipasi dalam membangun dan mengembangkan Forum tersebut.

Mereka juga menekankan pentingnya tindakan bersama untuk memperkuat hubungan kemitraan strategis antara Negara-negara GCC dan China.

Baca juga: Raja Salman dan Presiden China Xi Jinping Tandatangani Sejumlah Kesepakatan di Riyadh

Juga menyimpulkan perjanjian perdagangan bebas antara GCC dan China.

Selanjutnya, berupaya mengadakan Pertemuan Menteri Ekonomi dan Perdagangan GCC- China 6 + 1 antara GCC dan China.

Kedua belah pihak menegaskan kembali tekad untuk terus berkoordinasi dan mengintensifkan upaya untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Sekaligus, melanjutkan koordinasi di organisasi terkait, menyerukan dialog yang konstruktif untuk mencapai tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan prinsip-prinsip dasar hubungan internasional.

Mereka menekankan situasi kawasan terkait dengan keamanan dan stabilitas di dunia.

Dimana, akan bekerja menuju perdamaian dan kemakmuran di kawasan itu sesuai dengan kepentingan bersama masyarakat internasional.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved