Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Penyaluran Kredit dan Deposito di Wilayah BI Lhokseumawe Terus Meningkat, Ini Datanya

Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Gunawan, Jumat (9/12/2022), menjelaskan posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) di wilayah kerja KPwBI Lhokseumawe ...

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe, Gunawan. 

Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Gunawan, Jumat (9/12/2022), menjelaskan posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe pada Bulan Oktober 2022 tumbuh sebesar 16,72 persen (year on year/yoy) yaitu dari Rp 11,29 triliun pada Oktober 2021 menjadi Rp 13,18 triliun pada Oktober 2022. 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sesuai data yang dirilis Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe, jumlah data pihak ketiga dan kredit pada Oktober 2022 meningkat.

Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Gunawan, Jumat (9/12/2022), menjelaskan posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe pada Bulan Oktober 2022 tumbuh sebesar 16,72 % (year on year/yoy) yaitu dari Rp 11,29 triliun pada Oktober 2021 menjadi Rp 13,18 triliun pada Oktober 2022. 

Secara rinci, tabungan yang memiliki pangsa tertinggi yaitu sebesar 64,44 % dari total DPK, meningkat sebesar 16,43 % (yoy) dari Rp 7,29 triliun menjadi Rp 8,49 triliun. 

Selanjutnya deposito yang memiliki pangsa 19,20 % , meningkat sebesar 45,93 % (yoy) yaitu dari Rp 1,73 triliun menjadi Rp 2,53 triliun. 

Sementara Giro memiliki pangsa 16,36 % menurun sebesar 4,73 % (yoy) yaitu dari Rp 2,26 triliun menjadi Rp 2,15 triliun.

Selanjutnya, kata Gunawan,  posisi kredit/pembiayaan yang disalurkan oleh bank di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe pada Oktober 2022 mengalami peningkatan sebesar 17,26 % (yoy) yaitu dari Rp12,38 triliun menjadi Rp 14,51 triliun. 

Baca juga: Penyaluran Kredit  dan Deposito di Wilayah BI Lhokseumawe  Meningkat, Ini Datanya 

Kualitas kredit terpantau sebesar 1,95 % atau di bawah ambang batas aman sebesar 5 % dan menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,07 % .

Secara sektoral, sektor yang memiliki posisi kredit terbesar adalah sektor perdagangan besar dan eceran dengan pangsa 19,08 % mengalami peningkatan sebesar 34,39 % (yoy). 

Di sisi lain, sektor pertanian dengan pangsa 5,46 % dari total kredit, juga meningkat sebesar 37,77 % (yoy) dan sektor Industri pengolahan dengan pangsa sebesar 2,76 % , meningkat sebesar 52,48 % (yoy).  

Berdasarkan penggunaannya, Kredit Modal Kerja dengan pangsa 21,91 % mengalami kenaikan sebesar 14,02 % (yoy). 

Di sisi lain, peningkatan juga terjadi pada Kredit Konsumsi yang memiliki pangsa 67,23 % sebesar 11,86 % (yoy) dan kredit ivvestasi yang memiliki pangsa 10,86 % sebesar 82,11 % (yoy).

Selain itu, rasio kredit/pembiayaan terhadap Dana Pihak Ketiga atau Loan to Deposit Ratio (LDR) di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe pada bulan Oktober 2022 sebesar 110.2 % , menurun tipis, dibandingkan Bulan September 2022 yang berada pada angka 110,9 % .

Kondisi ini menunjukkan peningkatan penyaluran kredit/pembiayaan selama sebulan terakhir yang lebih kecil dibandingkan peningkatan penghimpunan DPK.

Untuk diketahui,  wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe mencakup 10 kabupaten/kota, yaitu Gayo Luwes, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Bireun, dan Bener Meriah.(*)

Baca juga: Sukses Kendalikan Inflasi, Pemkab Pidie Jaya Dapat Penghargaan dari BI Perwakilan Aceh

 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved