Breaking News:

Berita Banda Aceh

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Prostitusi Online ke Jaksa

Pihaknya sudah merampungkan berkas perkara kasus prostitusi online yang menjerat 9 orang yang terdiri atas empat mucikari dan lima pekerja...

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ INDRA WIJAYA
Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama (Tengah) menunjukkan barang bukti transaksi prostitusi online di lapangan Indoor Polresta Banda Aceh, Rabu (19/10/2022). 

Pihaknya sudah merampungkan berkas perkara kasus prostitusi online yang menjerat 9 orang yang terdiri atas empat mucikari dan lima pekerja seks komersial (PSK).

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satreskrim Polresta Banda Aceh melimpahkan berkas perkara kasus prostitusi online di dua hotel di Banda Aceh dan Aceh Besar ke kejaksaan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama membenarkan terkait pelimpahan berkas perkara tersebut.

Pihaknya sudah merampungkan berkas perkara kasus prostitusi online yang menjerat 9 orang yang terdiri atas empat mucikari dan lima pekerja seks komersial (PSK).

"Benar, berkas perkaranya sudah kita serahkan ke Kejaksaan Negeri Banda Aceh," kata Fadillah, Jumat (9/12/2022).

Selain berkas perkara, semua barang bukti juga sudah diserahkan ke kejaksaan.

Penyerahan berkas perkara itu dilakukan sekitar satu pekan yang lalu.

Baca juga: Ketua DPRK Aceh Besar Minta Pemerintah Evaluasi Hotel yang Sediakan Praktik Prostitusi Online

"Semuanya barang buktinya juga sudah kita serahkan. Sekitar satu minggu lalu kita serahkan," pungkas Fadillah.

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil mengamankan sembilan kasus pelaku prostitusi dari hasil pengungkapan kasus di dua hotel di Banda Aceh dan Aceh Besar, pada Jumat 14 Oktober 2022 lalu.

Pengungkapan kasus prostitusi online berawal dari adanya laporan masyarakat, terkait praktik tersebut di salah satu hotel yang ada di Aceh Besar.

Berawal dari laporan tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut.

Setelah satu pekan melakukan pendalaman, baru kemudian pada Jumat (14/10) polisi melakukan penyamaran dan bertransaksi dengan mucikari yang menyediakan jasa prostitusi online tersebut.

Dari hasil pengungkapan kasus di salah satu hotel di Aceh Besar itu, pihaknya mengamankan lima orang tersangka diduga terlibat prostitusi online.

Baca juga: IRT dan Single Parent di Aceh Terjerumus Prostitusi Online, Pasang Tarif Rp 1,2 Juta Sekali Kencan

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved