Senin, 13 April 2026

Internasional

Serangan Hotel Kabul Berakhir, Tga Pria bersenjata Tewas dan Dua Warga Asing Terluka

Serangan pria bersenjata dalam sebuah hotel di Kabul, Afghanistan yang populer bagi kalangan warga China telah berakhir pada Senin (12/12/2022) malam.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Asap membumbung tinggi dari sebuah hotel yang diserang pria bersenjata di Kabul, Afghanistan, Senin (12/12/2022). 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Serangan pria bersenjata dalam sebuah hotel di Kabul, Afghanistan yang populer bagi kalangan warga China telah berakhir pada Senin (12/12/2022) malam.

Pasukan keamanan Afghanistan berhasil menewaskan tiga pria bersenjata, kata pemerintahan yang dikelola Taliban.

Dua warga asing terluka usai mencoba melarikan diri dengan melompat dari balkon hotel, tulis juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid di Twitter.

Rumah Sakit Darurat Kabul dijalankan oleh organisasi nirlaba Italia, dekat hotel yang diserang di daerah Shahr-e-Naw, dilaporkan menerima 21 korban, 18 luka-luka dan tiga tewas saat tiba.

Sumber-sumber Taliban mengatakan serangan itu dilakukan di Hotel Longan di mana orang Cina dan orang asing lainnya biasanya menginap.

Video yang diposting di Twitter oleh seorang jurnalis di Kabul dan diverifikasi oleh Reuters menunjukkan asap mengepul dari salah satu lantai di tengah suara tembakan.

Baca juga: Perbatasan Afghanistan-Pakistan Memanas, Pasukan Taliban Serang Kota Chaman, Tujuh Orang Tewas

Sementara seseorang terlihat mencoba melarikan diri dari serangan dengan melompat keluar dari jendela hotel.

Juru bicara kepolisian Kabul Khalid Zadran mengatakan serangan itu terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Penduduk di daerah tersebut mengatakan mendengar ledakan kuat diikuti dengan tembakan.

Serangan itu terjadi sehari setelah duta besar China bertemu dengan wakil menteri luar negeri Afghanistan untuk membahas masalah terkait keamanan dan mencari perhatian lebih pada perlindungan kedutaannya.

Kantor berita Xinhua milik pemerintah China mengatakan serangan itu terjadi dekat wisma tamu China dan kedutaan besarnya di Kabul memantau situasi dengan cermat.

Baca juga: Presiden Uni Emirat Arab Terima Kunjungan Penjabat Menteri Pertahanan Afghanistan

Kedutaan tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Beberapa pemboman telah terjadi di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir ini.

Termasuk serangan terhadap kedutaan Pakistan awal bulan ini dan ledakan bunuh diri di dekat kedutaan Rusia pada bulan September. Kedua serangan tersebut diklaim oleh Daesh.

Taliban, yang merebut kekuasaan setelah pasukan asing pimpinan AS mundur pada Agustus 2021, mengatakan mereka fokus mengamankan negara.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved