Sabtu, 9 Mei 2026

Piala Dunia 2022

Angkat Piala Dunia 2022, Lionel Messi Kenakan Jubah Arab, Diberikan Oleh Emir Qatar

Lionel Messi menerima Piala Dunia 2022 dengan bisht hitam atau jubah Arab yang biasa dikenakan pria Arab.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Lionel Messi pakai jubah Arab saat angkat Piala Dunia 2022 Qatar. 

SERAMBINEWS.COM, DOHA - Lionel Messi menerima Piala Dunia 2022 dengan bisht hitam atau jubah Arab yang biasa dikenakan pria Arab.

Dia diminta mengenakan pakaian itu sebelum mengangkat trofi yang paling diimpikan sepanjang karirnya.

Pemain Argentina itu memimpin timnya meraih kemenangan dramatis melalui adu penalti setelah bermain imbang 3-3 dengan Prancis di Lusail Iconic Stadium di Doha.

Namun saat pemain berusia 35 tahun itu berdiri menunggu untuk diberikan trofi, Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, menghadiahi Messi sebuah bisht yang mirip dengan yang dikenakannya.

Dilansir AFP, Senin (19/12/2022), Messi tampak tidak tertarik pada awalnya.

Tetapi tetap mengenakan pakaian itu sebelum mengambil trofi dan mengangkatnya bersama rekan satu timnya.

Baca juga: Presiden Persiraja Dukung Prancis di Final Piala Dunia 2022: Banyak Pemain Muslim

Berarti kaus Timnas Argentina sebagian tertutup saat dia mengangkat trofi di depan miliaran penonton.

Messi melepas Bisht tak lama kemudian, dan mengenakan kaos Argentina dengan tiga bintang di atasnya.

Hal itu menandakan negaranya kini telah memenangkan tiga kali Piala Dunia.

Saatnya telah tiba, momen yang dinantikan oleh setiap warga Argentina sejak Diego Maradona yang hebat menarik anggota timnya yang lain bersamanya dalam slipstream-nya pada 1986.

Dan, tentu saja, momen yang paling diharapkan oleh sebagian besar orang netral.

Turnamen ini menjadi kesempatan terakhir Lionel Messi untuk mengangkat trofi pamungkas, yang tampaknya akan dilewatkannya ketika, beberapa minggu lalu kalah dari Arab Saudi.

Baca juga: Timnas Maroko Gagal Raih Peringkat Tiga Piala Dunia 2022, Sang Pelatih Walid Regragui Tetap Bangga

Messi, bagaimanapun, tidak hanya bermimpi.

Di Piala Dunia kelima dan terakhirnya, dia mengerahkan keterampilan, energi, dan keindahan untuk mendorong timnya menuju kejayaan.

Sehingga, menempatkan namanya dengan kuat di samping nama Maradona dan Pele.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved