Sabtu, 18 April 2026

Internasional

Komisi HAM Arab Saudi dan PBB Sepakat Memberantas Kejahatan Terkeji, Perdagangan Manusia

Komisi Hak Asasi Manusia (HRC) Arab Saudi dan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan menandatangani kesepakatan tahap kedua di Riyadh, Arab Saudi.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Presiden Komisi HAM Arab Saudi, Hala Al-Tuwaijri. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Komisi Hak Asasi Manusia (HRC) Arab Saudi dan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan menandatangani kesepakatan tahap kedua di Riyadh, Arab Saudi.

Keduanya sepakat memperkuat kemampuan nasional dalam mencegah dan menghukum perdagangan manusia.

Dilansir Arab News, Selasa (03/01/2023), kesepakatan tersebut untuk mencapai dampak berkelanjutan dengan memenuhi tujuan Rencana Aksi Nasional Komite Pemberantasan Perdagangan Orang.

Presiden HRC, Hala Al-Tuwaijri mengatakan perdagangan manusia merupakan salah satu kejahatan paling keji yang melanggar hak asasi manusia dan merampas kebebasan dan martabat individu.

Dia menegaskan Kerajaan, melalui peraturan dan perjanjian internasional yang telah diberlakukan dan bergabung, telah bekerja membangun kerangka hukum.

Termasuk kelembagaan yang menjamin perlindungan semua orang, tanpa diskriminasi, dari kejahatan ini dan membantu para korban.

Baca juga: Kepala Dewan HAM PBB Desak Taliban Akhiri Pembatasan Mengerikan Terhadap Perempuan Afghanistan

Al-Tuwaijri menambahkan pembaruan perjanjian datang dalam upaya berkelanjutan menindaklanjuti proyek dan inisiatif yang berkaitan dengan memerangi dan mencegah kejahatan ini.

Sekaligus mengembangkan kemampuan nasional untuk melawannya.

Hakim Hatem Ali, perwakilan regional dari Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan, menyambut baik kemitraan tersebut.

Dia mengatakan kesepakatan tersebut ini untuk membangun kerjasama dalam memerangi dan mencegah kejahatan ini secara nasional, regional dan internasional.(*)

Baca juga: Kelompok HAM Menduga 100 Demonstran Iran Terancam Dihukum Mati Dengan Cara Digantung

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved