Breaking News:

Jurnalisme Warga

Memupuk Cinta Al-Qur’an Bersama Abdelrahman Monis

Tajwid dan Talaqqi Intensif Bersanad Bersama Syaikh Dr Abdelrahman Monis Allaithy yang akan diadakan di Gedung AAC Dayan Dawood, USK

Editor: bakri
Memupuk Cinta Al-Qur’an Bersama Abdelrahman Monis
FOR SERAMBINEWS.COM
AKRAM ALFARASYI, S. H., asal Kuala Simpang, alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Syariah dan Guru di Dayah Ummul Ayman, melaporkan dari Samalanga, Bireuen

OLEH AKRAM ALFARASYI, S. H., asal Kuala Simpang, alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Syariah dan Guru di Dayah Ummul Ayman, melaporkan dari Samalanga, Bireuen

Di suatu senja, bulan lalu, notif WhatsApp menandai pesan kecil di gawai saya.

Rupanya berupa poster Daurah Al-Qur’an Internasional; Tajwid dan Talaqqi Intensif Bersanad Bersama Syaikh Dr Abdelrahman Monis Allaithy yang akan diadakan di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) berkolaborasi dengan USK dan Allaithy Academy.

Saya sudah tertarik sejak melihat posternya, tetapi saya sama sekali belum yakin untuk mengonfirmasi keikutsertaan.

Barulah keesokan sorenya, ketika dua teman kuliah saya mengabari bahwa mereka juga ikut, saya akhirnya memberi kejelasan untuk ikut bersama.

“Ayo Akram, Waled sangat mendukung mahasantri untuk ambil bagian dalam daurah ini," kata teman saya.

Saya belajar di Dayah Ummul Ayman Samalanga di bawah asuhan Syaikhuna Waled Nuruzzahri yang akrab dikenal dengan ‘Waled Nu’.

Waled begitu antusias mendengar berita daurah ini dan mengapresiasi betul delapan mahasantri yang akan berpartisipasi.

Waled memanggil kami dan didampingi guru tahsin di dayah, Tgk Ali Riedha SPd.

Waled banyak memberi petuah dan arahan mengenai persiapan, tujuan, dan hasil yang ingin dicapai nantinya.

Waled pun menekankan agar fokus pada daurah, jangan lalai dan terbawa keadaan sehingga lupa akan maksud utama.

Sehari jelang keberangkatan, kami sepakat untuk berangkat dengan minibus santri milik dayah.

Baca juga: Kesaksian Hamba Allah Terhadap si Mati

Baca juga: YHAA Aceh Bersama YAT Jakarta Salur Alquran ke Pidie dan Pidie Jaya

Namun, setelah menimbang ulang, tampaknya bila mengendarai sepeda motor akan lebih leluasa, mudah, dan tentunya menghemat waktu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved