Sabtu, 11 April 2026

Internasional

Tentara Ukraina Serang Dua Pembangkit Listrik di Donetsk, Pasukan Rusia Serang Kharkiv

Tentara Ukraina menembak dua pembangkit listrik termal di wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia pada Minggu (08/01/2023).

Editor: M Nur Pakar
AFP/GENYA SAVILOV
Polisi Ukraina berjalan melewati puing-puing tank Rusia dan peralatan personel yang hancur di desa Dmytrivka, Kyiv barat, 2 April 2022. Pada Rabu (4/1/2023), 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Tentara Ukraina menembak dua pembangkit listrik termal di wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia pada Minggu (08/01/2023).

Informasi awal menunjukkan korban mengalami luka dalam penembakan di Zuhres dan Novyi Svit, kata pejabat Rusia di saluran pemantauan Telegram mereka.

Ukraina hampir tidak pernah secara terbuka mengklaim bertanggung jawab atas serangan di dalam Rusia atau di wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina.

Sementara itu, pasukan Rusia membombardir Ukraina Timur pada Minggu (08/01/2023) pagi, mengakhiri gencatan senjata sepihak selama 36 jam.

Seorang pria berusia 50 tahun tewas di wilayah timurlaut Kharkiv akibat dari penembakan Rusia.

Oleh Sinehubov, gubernur wilayah tersebut mengatakan pada aplikasi perpesanan Telegram, berbagi berita beberapa menit setelah tengah malam di Moskow.

Baca juga: Perang Ukraina Semakin Langgeng, AS, Jerman dan Prancis Kirim Tank Bradley Sampai Rudal Anti-Tank

Dilansir The Independent, Senin (09/01/2023) Pavlo Kyrylenko, Gubernur Donetsk mengatakan ada sembilan serangan rudal di wilayah itu dalam semalam.

Termasuk tujuh di Kota Kramatorsk yang babak belur.

Informasi awal, tidak ada korban jiwa.

Ledakan juga terdengar di kota Zaporizhzhia , pusat administrasi wilayah Zaporizhzhia, kata seorang pejabat setempat, tanpa memberikan rincian kerusakan atau korban.

Seruan gencatan senjata sementara berdampak kecil, setelah laporan luas tentang pertempuran infanteri serta tembakan artileri terdengar dari garis depan.

Sirene serangan udara juga terdengar di seluruh negeri, termasuk ibu kota Kiev, selama periode 36 jam.(*)

Baca juga: Ukraina Klaim Rusia Akan Mobilisasi 500.000 Tentara Tambahan, Jika Kalah, Vladimir Putin Tumbang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved