Breaking News:

Ketahanan Pangan

Petani Tetap Tanam Bawang Merah di Musim Hujan untuk Pertahankan Siklus Produksi

Zakaria A Gani, dalam laporannya kepada Serambi, Selasa (24/1/2023) menyatakan, harga bawang merah dan cabe merah lokal pada minggu keempat Januari 20

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Konsorsium Bawang Merah Pidie, Zakaria A Gani, bersama anggota kelompok Tani  Bawang Merah Gampong  Bambi, Pidie, di areal Bawang merah yang siap dipanen, Minggu (22/1/2023). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah kelompok tani bawang merah di Pidie pada musim penghujan atau musim tanam padi rendeng 2022/2023, masih ada yang tetap mengembangan tanaman bawang merah dan cabe merah.

Di antaranya petani bawang merah Gampong Bambi Dayah Sukon, Kecamatan  Peukan Baro, Pidie, Gampong Suwiek, Kecamatan Indra Jaya dan lainnya.

“Alasannya, karena harga jual bawang merah dan cabe merah masih memberikan keuntungan bagi petaninya. Selain itu, untuk mempertahankan siklus produksi maupun pemasaran bawang merah dan cabe merah lokal Pidie, agar tidak terputus,” kata seorang pengurus Kelompok Tani Bawang Merah Gampong Bambi, Mufidar, kepada Ketua Konsorsium Bawang Merah Pidie, Zakaria A Gani saat melakukan kunjungan ke Gampong Bambi Dayah Sukon, Minggu (22/1/2023).

Zakaria A Gani, dalam laporannya kepada Serambi, Selasa (24/1/2023) menyatakan, harga bawang merah dan cabe merah lokal pada minggu keempat Januari 2023, di pasar, masih bertahan berkisar Rp 40.000 - Rp 45.000/Kg.

Dinas Pertanian Aceh Selatan Tanam 3 Hektar Bawang Merah, Tekan Inflasi dan Ketahanan Pangan

Kalau harga jual ecerannya senilai itu, maka harga penampungan bawang merah dan cabai merah Pidie di tingkat pedagang pengumpulnya berkisar Rp 30.000 - Rp 35.000/Kg.

Dirinya berkunjung ke Gampong Bambi Dayah Sukon, ungkap Zakaria A Gani, pada hari Minggu (22/1) kemarin untuk melihat tanaman bawang merah dan cabai merah yang ditanam petani binaannya, di musim penghujan ini, ada yang terendam banjir atau tidak.

Selain itu, apakah masih ada petani yang mengembangan tanaman bawang merah, di musim hujan ini.

“ Fakta di lapangan, memang ada,” ujar Zakaria.

Harga Cabai Merah dan Bawang Merah di Pasar Induk Lambaro Aceh Besar Naik, Harga Apel Fuji Turun

Luas areal tanaman bawang yang dikembangkan, sebut Zakaria A Gani, setiap kelompok yang beranggotakan berkisar 10 orang, berkisar  1 - 2 hektare.

Kelompok Tani Bawang Merah di Bambi ini, dua tahun lalu merupakan binaan dan mitra Kerja sama Konsorsium Bawang Merah Pidie, dalam hal pengembangan tanaman bawang merah di Kabupaten Pidie.

Kelompok bawang merah di Pidie, yang telah memahami tata cara pengembangan tanaman bawang merah, kata Zakaria A Gani, diperkenalkan kepada  Baitul Mal Aceh, untuk pembiayaan usaha tanam bawang berikutnya.

Baitul Mal Aceh, punya program penyaluran pembiayaan usaha bagi kelompok tani, dengan cara bagi hasil keuntungan untuk anggota kelompok taninya.

Sudah ada kelompok tani bawang merah yang dibiayai kegiatan usaha tanam bawangnya dari Baitul Mal Aceh. Per kelompok ada yang diberikan bantuan Rp 100 juta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved