Minggu, 31 Mei 2026

Geng Remaja Bersajam

Waspada! Geng Remaja Bercelurit dan Pedang di Lhokseumawe Incar Korban Tengah Malam

Bukan hanya soal keberadaan mereka yang meresahkan, namun juga kelompok tersebut menggunakan berbagai jenis senjata taham dari celurit, parang, pisau,

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/SAIFUL BAHRI
Penampakan senjata tajam berupa celurit, pedang, parang dan pisau. Foto insert: remaja RR (14) asal Banda Sakti, Lhokseumawe mengalami luka robek di kaki terkena sajam saat dikeroyok kelompok remaja di Lhokseumawe, Minggu (29/1/2023) 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Fenomena kemunculan geng beranggotakan remaja di Lhokseumawe patut menjadi perhatian semua pihak.

Keberadaan mereka setidaknya telah menebar ketakutan masyarakat, terutama terhadap korban yang menjadi sasaran atau incaran dari kelompok tersebut.

Bukan hanya soal keberadaan mereka yang meresahkan, namun juga kelompok tersebut menggunakan berbagai jenis senjata taham dari celurit, parang, pisau, hingga besi untuk melukai dan melumpuhkan korbannya.

Bercermin dari peristiwa yang menimpa RR (14) seorang remaja asal Banda Sakti Lhokseumawe, kelompok remaja tersebut mengincar korbannya pada malam hari atau tengah malam.

BREAKING NEWS - MENGERIKAN! Geng Remaja Lhokseumawe Incar Korban Pakai Celurit, Pedang & Parang

RR nyaris kehilangan nyawa akibat menjadi sasaran penyeroyokan kelompok geng remaja tersebut, Minggu (29/1/2023) dini hari.

Peristiwa itu menyebabkan korban mengalami luka di bagian telapak kaki yang diduga akibat terkena senjata tajam dan memar di bagian pinggang.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, melalui Kapolsek Banda Sakti Iptu Faisal alias Abu Bangka, mengatakan korban sedang mengendarai becak dan melintasi depan Kantor Imigrasi Lhokseumawe.

Tiba-tiba perjalanan korban dihentikan sekelompak remaja.

Namun korban langsung melarikan diri.

Tapi baru melarikan diri sekitar tiga kilometer, korban pun dihadang sekelompok remaja lain yang terus mengejarnya.

Saat itulah terjadi insiden kekerasan. Korban mengalami luka di telapak kaki, yang diduga akibat terkena senjata tajam dan memar dipinggang.

Saat kejadian tersebut, warga yang melihat langsung menuju lokasi kejadian, membuat sejumlah remaja yang diduga sebagai pelaku melarikan diri.

Geng Remaja Bersenjata Tajam Keroyok Seorang Remaja Tanggung Asal Banda Sakti Tengah Malam

Korban kemudian langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sakinah.

Tidak lama kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Kesrem Lbokseumawe.

"Tidak lama setelah kejadian, orang tua korban membuat laporan polisi. Sehingga kita langsung bertindak, dan tidak lama kemudian berhasil menangkap sekelompk remaja, yang diduga sebagai pelaku," demikian Iptu Faisal.

Mendapat laporan tersebut, polisi diterjunkan ke lapangan.

Hanya butuh dua jam, atau pada pukul 03.30 WIB, polisi berhasil mengamankan 13 remaja yang diduga sebagai pelaku.

Bersama mereka polisi juga berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam (sajam).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, melalui Kapolsek Banda Sakti Iptu Faisal alias Abu Bangka, menyebutkan sekelompok remaja tersebut diamankan di kawasan Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti dan dibawa ke kantor polisi.

"Bersama mereka kita juga menyita enam senjata tajam, seperti celurit, pisau dan lainnya," ujar Iptu Faisal.

Selanjutnya, ke 13 remaja tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Banda Sakti.

Tidak lama kemudian, dibawa ke Mapolres Lhokseumawe, untuk proses hukum lanjutan.

Mereka semuanya merupakan warga Lhokseumawe dan berumur antara 14-17 tahun.

Inisial mereka adalah MI (15), MU (14), TR (15), MN (17), NF (15), MH (14), MR (14), TH (15), FR (15), MF (14), ME (14), NB (16), dan TH (16).(*)

Ridwan Kamil Hadiri Pernikahan Kiky Saputri, Ngaku Dapat Undangan Kategori Roasting

Bunuh Siswi SMP Karena Tak Puas Usai Berhubungan Badan, Pelaku Juga Lecehkan Ibu Mertua

Bunuh Siswi SMP Karena Tak Puas Usai Berhubungan Badan, Pelaku Juga Lecehkan Ibu Mertua

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved