Bahas Pengembangan Ekonomi Aceh, Wali Nanggroe Kunjungi PT PEMA
Malik Mahmud mengatakan, kunjungan itu dalam rangka silaturahmi dan menanyakan progres apa saja yang sudah dilakukan PT PEMA
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Tgk Malik Mahmud Al Haythar, melakukan kunjungan ke Kantor PT Pembangunan Aceh (PEMA), Senin (30/1/2023).
Dalam kunjungan tersebut, PYM Tgk Malik Mahmud Al Haythar didampingi Staf Khusus Wali, DR Mohammad Raviq, Dirut PT PEMA Ali Mulyagusdin SE Ak CA, Direktur Umun dan Keuangan PT PEMA Muhammad Oky ST MM dan Direktur Bussines Dev Edwar Salim ST.
Wali Nanggroe, Malik Mahmud mengatakan, kunjungan itu dalam rangka silaturahmi dan menanyakan progres apa saja yang sudah dilakukan PT PEMA dan apa saja kendala yang dihadapi.
Kegiatan silaturahmi tersebut juga menjadi keinginan PT PEMA untuk meminta nasihat dari Wali Nanggroe Aceh terkait pengembangan ekonomi Aceh ke depan Sebab, Wali Nanggroe yang saat itu berperan dalam perundingan perdamaian Aceh dengan Pemerintah RI dan juga hak-hak dalam pengelolaan ekonomi Aceh.
Baca juga: Kasus Oknum ASN Simeulue Berijazah Palsu Berlarut-larut, DPRK Simeulue akan Panggil BKPSDM
Baca juga: Kisahnya Viral di Medsos, Bocah Pijay Rahmat Aulia Terima Bantuan Rp 20 Juta dari Donatur Jakarta
Ia melihat, selama 17 tahun perdamaian Aceh, perkembangan ekonomi negeri berjuluk Serambi Mekkah ini sedikit terhambat. Beranjak dari hal itu, Wali Nanggroe bersilaturahmi ke PT. PEMA untuk menanyakan progres pengelolaan ekonomi di Aceh dan pengembangan ekonomi Aceh kedepannya.
"Jadi saya ingin mengetahui, kenapa bisa terhambat. Kemudian dengan siapa saja mitranya dan apa kendalanya. Ini yang saya ingin tahu," kata Wali Nanggroe kepada Serambi.
Wali Nanggroe juga berharap agar PT PEMA dapat menjadi motor dalam hal pembangunan Aceh. "Saya siap memberikan nasihat pantangan untuk PT PEMA dalam perkembangan pembangunan Aceh ke depannya," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur PT PEMA, Ali Mulyagusdin, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wali Nanggroe Aceh ke Kantor PT PEMA. Dalam kunjungan itu, pihaknya banyak mendapat nasihat dan akan berupaya mewujudkan cita-cita yang diharapkan Wali Nanggroe.
"Kita ingin menaikkan marwah orang Aceh, sehingga ekonomi kita kembali jaya, aman dan nyaman. Dan yang paling penting kesejahteraan Aceh bisa tercapai," kata Ali.
Baca juga: Seksolog dr Boyke Bagikan 5 Tips Enak-enak Bareng Istri Agar tak Bosenin, PASUTRI Makin Harmonis!
Kemudian, lanjut dia, hingga 2027 nanti, PT PEMA memiliki 23 rencana bisnis dan tiga diantaranya sudah terealisasi. Tiga rencana bisnis itu adalah Blok B di minyak dan gas, sulfur dan optimalisasi lahan.
Di tahun 2023 ini, kata Ali, pihaknya juga berencana untuk pengembangan daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Lhokseumawe, kemudian KIA Ladong, Aceh Besar, dan soal perikanan di Aceh.
"Diluar itu semua, ada hal yang sangat penting yang kita hadapi. Yakni mengembalikan pendapatan asli Aceh (PAA). Ini menjadi tantangan yang sangat besar. Sebab dalam waktu yang tidak lama lagi, sumber dana pembangunan Aceh akan berkurang. Ini menjadi tanggun jawab kita bersama," pungkasnya.(iw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wali-Nanggroe-KUNJUNGI-KANTOR-PEMA.jpg)