Minggu, 19 April 2026

Internasional

Pesawat Penumpang Rusia Terbakar Jelang Lepas Landas dari Bandara Phuket Thailand

Sebuah pesawat penumpang Rusia terbakar di Thailand, seusai seorang pejabat tinggi Rusia mengatakan pesawat aman meskipun ada sanksi.

Editor: M Nur Pakar
Media Sosial
Penumpang merekam saat kabin pesawat penumpang Rusia mengeluarkan asap di Bandara Internasional Phuket, Thailand, Minggu (5/2/2023). 

SERAMBINEWS.COM, PHUKET - Sebuah pesawat penumpang Rusia terbakar di Thailand, seusai seorang pejabat tinggi Rusia mengatakan pesawat aman meskipun ada sanksi.

Penumpang merekam video pesawat penumpang Rusia yang terbakar saat bersiap lepas landasr dari Bandara Internasional Phuket di Thailand pada Minggu (5/2/2023).

Video ponsel yang diperoleh The Sun pada Senin (6/2/2023) menunjukkan sayap pesawat berasap saat pesawat melaju di landasan bandara.

Azur Air, maskapai penerbangan Rusia yang memiliki pesawat tersebut, tidak segera membalas permintaan komentar.

Perusahaan mengatakan spesialis teknis maskapai telah mulai bekerja untuk menghilangkan malfungsi.

Penumpang pesawat akan disediakan hotel, makanan, dan minuman sambil menunggu penerbangan baru ke Moskow.

Baca juga: Pesawat Lion Air Tabrak Garbarata di Bandara Mopah Merauke, 126 Penumpang Gagal Terbang

Pesawat itu bisa membawa hingga 321 penumpang, The Sun melaporkan.

Penumpang melaporkan mendengar ledakan yang keras.

Salah satu penumpang mengatakan mendengar suara berderak sebelum pesawat terbakar, lapor The Daily Mail.

Pada Rabu (1/2/2023) Kepala Badan Transportasi Udara Federal Rusia, Alexander Neradko, mengatakan sanksi yang dikenakan pada pasokan suku cadang pesawat tidak mempengaruhi keselamatan penerbangan.

"Setiap orang yang bertanggung jawab atas penerbangan dalam membuat keputusan yang tepat waktu dan tepat sebagai tanggapan atas tindakan yang bergabung dalam sanksi," kata Neradko.

Neradko bersikeras maskapai telah menata ulang suku cadang untuk digunakan pada pesawat yang berbeda adalah praktik normal.

Baca juga: Hendak Mendarat Tapi Ada Awan Hitam, Pesawat Tergelincir di Papua, Begini Nasib Para Penumpang

Dia mengharapkan maskapai penerbangan Rusia untuk terus mengoperasikan pesawat produksi asing dengan aman selama tujuh tahun ke depan, Simple Flying melaporkan.

Tidak jelas apakah penerbangan Azur Air menjalani perawatan sebelum keberangkatan dan apa yang menyebabkannya tidak berfungsi.

"Saya yakin, terbang tidak menjadi lebih berbahaya dan itu tidak ada hubungannya dengan ada atau tidaknya suku cadang asli," kata Neradko.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved