Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Besar

Ketua DPRK Aceh Besar Surati PT Hutama Karya, Minta Buka Pintu Tol ke Saree Agar Pasar Tetap Hidup

Dalam surat tertanggal 23 Februari 2023, Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, meminta agar PT Hutama Karya membuka akses pintu masuk dan keluar jalan

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Perwakilan pedagang dari Kemukiman Saree menemui Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali di ruang kerjanya, baru-baru ini. Mereka meminta dukungan Ketua DPRK agar PT Hutama Karya membuka pintu jalan tol di Saree 

Dalam surat tertanggal 23 Februari 2023, Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, meminta agar PT Hutama Karya membuka akses pintu masuk dan keluar jalan tol yang bisa terkoneksi dengan Pasar Saree, Aceh Besar.

Laporan Indra Wijaya| Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM,  JANTHO - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Iskandar Ali, SPd, MSi, menyurati Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum cq PT Hutama Karya.

Dalam surat tertanggal 23 Februari 2023, Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, meminta agar PT Hutama Karya membuka akses pintu masuk dan keluar jalan tol yang bisa terkoneksi dengan Pasar Saree, Aceh Besar.

Pasalnya saat ini pintu tol hanya di daerah Padang Tiji dan Seulimuem yang lokasinya sangat jauh dari lokasi sentra industri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Pasar Saree

Puluhan pelaku UMKM di sana khawatir sepinya pembeli jika nantinya akses jalan tol Sigli - Banda Aceh atau dikenal Jalan Tol Sibanceh sudah bisa beroperasi semua. 

Iskandar Ali mengatakan dirinya menyurati PT Hutama Karya setelah beberapa waktu lalu para pelaku UMKM, seperti pedagang keripik dari Kemukiman Saree menemuinya di Kantor DPRK Aceh Besar, Jantho.

Baca juga: Jalan Tol Seksi V & VI Kuta Baro-Blang Bintang dan Baitussalam Resmi Beroperasi Akhir Februari 2023

Dalam pertemuan itu, kata Iskandar, mereka mengeluhkan bahwa pintu tol terlalu jauh dari akses pasar. Dikhawatirkan tempat wisata kuliner, seperti di Saree akan mati.

"Dia multiplayer efek ini, jika penjual keripik tidak lagi berjualan karena sepi pembeli, petani singkong dan sebagainya juga ikut terdampak karena tidak ada yang nampung hasil pertaniannya," kata Iskandar kepada Serambinews.com, Kamis (2/3/2023).

Contohnya pernah terjadi di daerah Pulau Jawa, di mana pintu tol yang dibangun jauh dari lokasi sentra UMKM, membuat para pedagang di sana terpaksa menutup usahanya.

Oleh karena itu, Iskandar meminta agar pihak jalan tol harus segera duduk dengan masyarakat Saree.

Politisi PAN ini mengatakan pembangunan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh seksi 1, Padang Tiji – Seulimeum sepanjang 24,67 Km, yang saat ini menurut informasi yang ia peroleh, progres lahannya sudah 98,15 persen dan progres konstruksi sudah 56,86

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved